Wednesday, October 16, 2019
Home News Eaton Akan Andalkan Data Center Indonesia

Eaton Akan Andalkan Data Center Indonesia

-

IMG_20171102_094220

Jakarta,Selular.ID Perusahaan manajemen daya, Eaton menawarkan untuk mengakomodasi mega-tren yang sedang marak di Indonesia yaitu data center (pusat data) dan sumber penyimpanan energi.

Perusahaan ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara prioritas untuk solusi dan menerapkan teknologi terbarunya, termasuk mengelola pusat data masa depan. Langkah ini menyusul ambisi pemerintah menargetkan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar pada tahun 2020.

Jimmy Yam, Wakil Presiden untuk wilayah Asia Timur dalam.keterangan resninya menjelaskan, Eaton ingin membuat hidup masyarakat menjadi mudah sekaligus menjaga lingkungan, masyarakat modern yang bergantung pada listrik tentu membutuhkan daya,

“Eaton ingin membantu pengelolaan daya yang bisa diandalkan, efisien, dan menjaga lingkungan,” ujar Jimmy

Jimmy mengatakan bahwa kondisi dunia digital Indonesia yang terus tumbuh, sehingga Indonesia harus mampu mengelola konsumsi daya untuk memastikan ketersediaan daya yang berkelanjutan. Pengelolaan daya ini bisa membantu usaha pemerintah dalam meningkatkan penggunaan listrik dan internet di dalam negeri.

Eaton memiliki pandangan mengenai Pusat Data di masa depan yakni memakai energi yang baik tanpa mengalami masalah seperti mati listrik, pengawasan data jarak jauh menggunakan sistem cloud, serta pengaksesan data yang baik dan tepat waktu. Pusat data milik Eaton sudah digunakan oleh perusahaan besar seperti Facebook di Amerika Serikat dan Alibaba di Tiongkok.

Selain pusat data, kota pintar (smart city) dan Internet of Things (IoT) akan sangat memerlukan distribusi tenaga yang baik. Eaton memiliki solusi dengan mendistribusikan daya yang disebut dengan Smart Grid, yakni dengan cara mendistribusikan tenaga listrik yang lebih aman dan efisien kepada rumah, gedung, hingga pabrik.

Eaton belum bisa mengatakan akan membangun pusat data di Indonesia dalam waktu yang dekat, meskipun perusahaan ini sudah menyediakan solusi manajemen daya di Indonesia sejak tahun 1980 dan solusi listriknya pada tahun 2007. Isabella Chong, Country Manajer untuk Singapura dan Indonesia mengatakan bahwa Indonesia sudah memiliki banyak jasa operator pusat data, sedangkan untuk membuat pusat data yang besar sendiri tidaklah murah.

Latest