Friday, November 15, 2019
Home News FinTech Investree ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Untuk Pengembangan Sistem SBN

Investree ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Untuk Pengembangan Sistem SBN

-

Perwakilan Investree, Bapak Dickie Widjaja selaku Chief Information Officer (ketiga dari kanan), berpose bersama Kementerian Keuangan dan 8 perwakilan insititusi la

Jakarta, Selular.ID – Investree ditunjuk oleh Kementerian Keuangan menjadi peserta Pilot Project Pengembangan Sistem Penjualan Surat Berharga Negara (SBN) untuk Investor Ritel Secara Online.

Dalam keterangan resminya Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree menjelaskan, Pilot project yang akan diimplementasikan pada tahun 2018 ini mendukung keuangan inklusif, memperluas basis investor ritel domestik, serta mempermudah akses investasi ritel untuk masyarakat di Indonesia.

Sebagai fintech peer-to-peer lending menurut Adrian Pengembangan sistem penjualan secara online ini merupakan terobosan yang dilakukan pemerintah dengan memanfaatkan jaringan internet dalam proses penjualan surat berharga negara (SBN) ritel sekaligus memberikan alternatif atas mekanisme penerbitan SBN ritel yang ada saat ini.

“Nantinya para peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender) dalam platform Investree akan mendapatkan akses untuk membeli SBN melalui Investree. Ada beberapa faktor yang membuat sektor ritel di Indonesia terus tumbuh dan menarik minat investor dan salah satunya adalah jumlah penduduk dan meningkatnya pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Tanah Air,” kata Adrian

Transformasi investasi saat ini sedang mengalami pergeseran dari investor institusi kepada investor ritel. Hal ini karena pesatnya perkembangan teknologi sehingga semua yang beriorientasi institutional bergeser ke arah investor ritel.

Dalam lansiran yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen disebutkan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat harus dapat dimanfaatkan pemerintah untuk memperluas jangkauan basis investor SBN di dalam negeri dengan mempermudah akses masyarakat untuk berinvestasi di SBN ritel. Selain itu, adanya calon mitra distribusi baru yakni perusahaan fintech juga dalam rangka menjawab perkembangan teknologi informasi terkini.

“Dengan terdaftar dan diawasinya Investree oleh Otoritas Jasa Keuangan per 31 Mei 2017 lalu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi terhadap keamanan menggunakan platform Investree karena telah memenuhi standar pemerintah dari segi sistem elektronik, mitigasi risiko, kelayakan SDM, dan infrastruktur operasional lainnya untuk menjalankan bisnis,” tutup Adrian.

Latest