PopLegal Platform Online Hukum Mentargetkan UKM dan Startup Dalam Bisnisnya

hukum online

Jakarta, Selular.ID – Masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap hukum, membuat startup lokal PopLegal hadir di tanah air. Dalam situs resminya dijelaskan bahwa PopLegal adalah platform online untuk membantu masyarakat yang ingin mengurus dokumen bisnis dan legal, namun aksesnya terbatas.

Dimas pendiri PopLegal menjelaskan sejak didirikan dua tahun lalu tepatnya November 2015, dia menuturkan bahwa PopLegal telah memiliki lebih dari 250 pengguna terdaftar dan 176 dokumen yang diunduh.

“Selama ini kesadaraan masyarakat terhadap hukum kurang. Apalagi yang berhubungan dengan legalitas, perizinan, perjanjian, dan produk hukum lainnya, sehingga kami hadir solusi bagi mereka,” ujar Dimas Prasojo salah satu pendiri PopLegal.

Target utama PopLegal saat ini adalah usaha kecil menengah (UKM) dan startup. Oleh karena itu, template dokumen yang disiapkan oleh PopLegal pun kebanyakan masih berkaitan dengan kebutuhan mendirikan UKM atau startup.

Akan tetapi, mereka juga melayani pembuatan dokumen hukum lainnya, bahkan yang bersifat personal. Dokumen yang tersedia di antaranya adalah perjanjian pra nikah, perjanjian saat memulai perusahaan, perjanjian kerjasama, perjanjian tenaga kerja, dan berbagai dokumen hukum bisnis baik untuk perusahaan maupun personal lainnya.

Jika perlu membuat perjanjian, pengguna hanya perlu mendaftar di PopLegal. Kemudian bisa memilih dokumen dan melengkapi sejumlah informasi yang diperlukan. Untuk setiap dokumen, kamu akan dikenakan tarif mulai dari Rp50 ribu hingga Rp150 ribu.
Menurut Dimas, dokumen-dokumen tersebut sudah divalidasi oleh sebuah kantor hukum. Sehingga, dokumen yang di dapatkan melalui platform ini memang sudah terjamin kekuatan hukumnya.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa pengetahuan hukum dan kemajuan teknologi adalah kombinasi terbaik untuk menghadirkan sebuah solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat secara luas. Menurut Dimas, kurangnya kesadaran masyarakat dan terbatasnya akses terhadap pembuatan dokumen bisnis juga salah satunya disebabkan oleh kurangnya jumlah ahli hukum atau advokat.
“Saat ini rasionya adalah satu advokat untuk sepuluh ribu penduduk, sementara di Amerika, rasionya adalah satu advokat untuk 250 penduduk,” jelas Dimas.

Oleh karena itu, platform ini tidak hanya membantu masyarakat dalam membuat dokumen hukum, namun juga menyediakan informasi terkait permasalahan hukum yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat mengakses informasi membuat dokumen melalui situs resmi PopLegal.