Telkomsel Dorong Pertumbuhan Double Digit Bisnis Enterprise

telkomsel

Jakarta, Selular.ID – Telkomsel meluncurkan layanan Unified Collaboration (UC) untuk menjembatani kebutuhan komunikasi bisnis dalam perusahaan. Layanan ini menyasar pelanggan korporat dan bisnis.

Peluncuran layanan Business-to-business (B2B) ini menurut penuturan Arief Pradetya, Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel, didorong oleh pergeseran tren penggunaan perangkat komunikasi dari perangkat fix-telephony menjadi mobile-telephony.

“Ada tren baru di dunia enterprise dimana ketika tren sudah mengarah ke digital, yang basically di drive oleh empat hal (mobility, analytic atau big data, cloud, dan IoT) maka kami perkirakan segmen enterprise mobility ini akan tumbuh sampai 19 persen di bidang solusi,” kata Arief di peluncuran solusi bisnis ini, di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Menurutnya, potensi pasar enterprise masih terbuka luas. Pasar enterprise dinilai potensial untuk tumbuh double digit, meski saat ini porsi pangsa pasarnya masih rendah ketimbang fixed-mobility.

“Pasar enterprise di Telkomsel memang sudah lama ada namun kami selama ini dominasi di bisnis retail. Dari hasil survei kami tahun 2016 di ICT market, diperkirakan value-nya ada sekitar Rp97 triliun. Sekitar dominasi 86 persen ada di bidang fixed-mobility, seperti server, on premise software. Walaupun porsi pasar enterprise mobility baru 14 persen dari Rp 97 triliun tersebut, namun pasar ini sangat potensial untuk kami garap,” jelas Arief.

Telkomsel menggandeng Cisco sebagai penyedia aplikasi, menawarkan fungsi berbasis teknologi internet protocol (IP) antara lain call & conference (voice dan video), messaging (instant dan group chat), dan collaboration (file, desktop, dan virtual whiteboard).

Sebagai bagian dari layanan Telkomsel MyBusiness, Telkomsel UC tidak hanya tersedia untuk kalangan korporasi skala besar saja, namun juga bisa untuk usaha kecil menengah (UKM) di berbagai segmen bisnis, diantaranya manufaktur, transportasi, perdagangan, perhotelan, komunikasi, dan sebagainya.