Saturday, November 23, 2019
Home News Enterprise Qualcomm Fokus Garap Internet of Things, Virtual Reality dan Automotif

Qualcomm Fokus Garap Internet of Things, Virtual Reality dan Automotif

-

Qualcomm-MWC
Jakarta, Selular.ID – MWC 2017 sudah resmi berakhir di Barcelona minggu lalu. Produsen chipset global Qualcomm mengumumkan sejumlah teknologi baru besutannya yang segera ditanamkan ke perangkat terkoneksi paling mutakhir.

Nama Qualcomm cukup dikenal di kalangan pengguna smartphone berkat chip Snapdragon yang kerap dibenamkan pabrikan ponsel ke dalam model kelas premium mereka. Bukan hanya di ranah smartphone, Qualcomm juga meluncurkan beragam teknologi untuk perangkat terkoneksi lainnya seperti IoT, VR, dan otomotif. Sehingga wajar bila gebrakan-gebrakan Qualcomm menjadi tolak ukur teknologi mobile dunia.

Melalui ajang Mobile World Congress 2017, menjadi kesempatan Qualcomm untuk mengumumkan teknologi terbarunya, yang meliputi lima area yakni: 5G, Snapdragon (konektivitas), IoT, VR, dan Automotif.

5G
Qualcomm Technologies mengumumkan keberhasilan koneksi 5G New Radio (NR) pertama yang berdasar pada hasil kerja 3GPP yang diperkirakan untuk menjadi standar 5G global. Koneksi yang menggunakan sistem prototipe sub-6 GHz 5G NR dari Qualcomm Technologies mampu beroperasi di spektrum mid-band 3.3 GHz hingga 5.0 GHz. Hal ini menunjukkan bagaimana teknologi 5G NR dapat digunakan untuk mencapai data rate berkecepatan gigabit per detik secara efisien dengan tingkat latensi yang lebih rendah dibanding jaringan 4G LTE yang ada saat ini. Selain itu, Qualcomm Technologies juga berkolaborasi dengan berbagai mitra di berbagai negara untuk memulai uji coba terhadap teknologi ini, termasuk di Amerika, Australia, Jepang, dan Tiongkok.

Di Amerika Serikat, Qualcomm Technologies bersama dengan Ericsson dan Vodafone melakukan tes interoperabilitas 5G dan menyelenggarakan uji coba lapangan over-the-air berdasarkan spesifikasi 5G New Radio (NR) yang tengah dikembangkan oleh 3GPP. Sementara itu, Qualcomm akan bekerjasama dengan Ericsson dan Telstra untuk melakukan tes yang sama di Australia.

Untuk wilayah Asia, Qualcomm Technologies akan berkolaborasi dengan Ericsson dan NTT DOCOMO di Jepang serta ZTE dan China Mobile di Tiongkok untuk melaksanakan tes serupa. Uji coba di Jepang akan beroperasi di spektrum mid-band 4,5 Ghz dan spektrum millimeter wave (mmWave) 28 Ghz. Sementara spektrum mid-band 3,5 Ghz akan digunakan untuk pengoperasian uji coba di Tiongkok. Pengujian ini bertujuan untuk mendorong komersialisasi dan validasi 5G NR sehingga memungkinkan peluncuran jaringan, infrastruktur, dan perangkat 5G komersial yang sesuai dengan standar 3GPP Rel-15.

Qualcomm Technologies dan LG Electronics (LG) mengumumkan kerjasama untuk memfasilitasi pengujian dan adopsi 5G dan komunikasi Cellular-V2X (C-V2X) ke dalam kendaraan. LG saat ini tengah mengembangkan solusi konektivitas untuk otomotif terkini dengan menggunakan platform mobil terkoneksi dari Qualcomm Technologies yang telah mendukung kecepatan gigabit dengan menggunakan modem LTE Qualcomm Snapdragon X16 dan dilengkapi dengan solusi QCA65x4 Wi-Fi 802.11ac. Evolusi C-V2X dan 5G menawarkan kemampuan lebih bagi komunikasi tanpa kabel untuk kendaraan tanpa pengendara, mendukung beragam kebutuhan canggih seperti sensor ber-throughput tinggi untuk berbagi data/peta antar kendaraan, kapabilitas see-through untuk mengakses informasi streaming kamera dari satu mobil ke mobil lainnya, dan wideband ranging untuk meningkatkan kemampuan penentuan posisi – hal ini dilakukan bersamaan dengan mempertahankan kompabilitas backward dengan 3GPP Rel. 14 C-V2X. Qualcomm Technologies dan LG memperkirakan untuk menunjukkan teknologi nirkabel generasi berikutnya ini melalui proses uji coba di semester satu tahun 2018.

Snapdragon/Konektivitas
Qualcomm Technologies mengumumkan bahwa perusahaan telah memulai proses percontohan chipset LTE Qualcomm Snapdragon X20, modem multimode LTE generasi ketujuh dan solusi LTE Gigabit generasi kedua, yang telah diproses menggunakan teknologi 10nm FinFET. Pemancar terbaru dari modem LTE Snapdragon X20 memberikan beragam inovasi pertama yang ada di industri mobile. Ini merupakan chipset LTE Gigabit komersil yang pertama kali diumumkan, dirancang untuk memberikan kecepatan unduh LTE kategori 18 seperti kecepatan fiber dengan kecepatan hingga 1,2Gbps, yakni 20 persen peningkatan kecepatan unduh dibanding generasi sebelumnya.

Selain itu, chip modem ini juga mendukung hingga 5×20 Mhz downlink carrier aggregation (CA) untuk frekuensi radio FDD dan TDD – baik yang berlisensi atau tidak berlisensi dan juga 4×4 MIMO hingga penggabungan 3 jaringan LTE. Ia juga mendukung kemampuan Dual SIM Dual VoLTE (DSDV) terintegrasi, yang pertama ada di modem Snapdragon LTE. Fitur-fitur terdepan dari modem LTE Snapdragon X20 ini didukung oleh pemancar RF single-chip yang juga pertama kali diumumkan secara komersil, mampu menerima hingga 12 spatial streams LTE data secara simultan. Setelah beberapa OEM dan operator dunia meluncurkan perangkat dan jaringan LTE berkecepatan gigabit, kehadiran modem LTE Snpadragon X20 akan mendorong pengalaman konektivitas baru di seluruh ekosistem mobile.

IoT
Qualcomm Technologies mengumumkan rencananya menambah dukungan untuk sistem operasi (OS) Android Things dalam prosesor Qualcomm Snapdragon 210 dengan modem LTE X5. OS Andorid Things merupakan Andorid baru yang dirancang untuk perangkat Internet of Things (IoT), dan prosesor-prosesor Snapdragon diperkirakan menjadi solusi System-on-Chip (SoC) komersil pertama di dunia yang menawarkan dukungan 4G LTE terintegrasi untuk OS ini. Kombinasi ini dirancang untuk mendukung beragam aplikasi-aplikasi IoT yang memerlukan konektivitas yang solid, aman, dan terkelola seperti signage elektronik, pemantauan video jarak jauh, pelacakan aset, pembayaran dan mesin penjual otomatis dan manufaktur, serta beragam perangkat konsumen seperti asisten dan perangkat rumah pintar.

Prosesor Snapdragon 210 dengan OS Android Things juga memungkinkan manufaktur dan pengembang untuk memanfaatkan kemampuan Google Cloud Platform dan layanan Google yang menggunakan jaringan 4G LTE dalam solusi IoT mereka. Selain itu, dukungan Google Cast for Audio pada prosesor Snapdragon 210 dapat membantu memfasilitasi pengembangan perangkat konsumen yang inovatif, dan Qualcomm Technologies berencana untuk mengembangkan dukungan OS Android Things ke varian-varian platform referensi Qualcomm® Smart Home.

VR
Qualcomm Technologies telah memperkenalkan development kit untuk virtual reality (VRDK) terbaru untuk platform mobile Qualcomm Snapdragon 835. VRDK Snapdragon terbaru ini memberikan pengembang akses lebih awal ke VR head mounted display (HMD) yang diciptakan dengan platform mobile Snapdragon 835 yang didukung oleh software development kit (SDK) VR yang dapat diupgrade dan kompatibel dengan HMD.

Automotif
Qualcomm dan Mercedes-AMG Petronas Motorsport melaksanakan uji coba lapangan untuk menguji pengunduhan nirkabel untuk informasi sensor kendaraan berkecepatan tinggi menggunakan teknologi Wi-Fi 802.11ad di band 60 Ghz. Dengan kesuksesan awal dari tes yang dilaksanakan pada Formula 1TM US Grand Prix di musim 2016, Qualcomm Technologies dan Mercedes-AMG Petronas Motorsport berencana untuk terus mengembangkan teknologi tersebut dan mengadakan uji coba di British Grand Prix yang berlangsung Juli nanti. Selama uji coba lapangan, teknisi balap akan menggunakan teknologi Wi-Fi 5 GHz 802.11ac dan Multi-gigabit 802.11ad yang beroperasi di millimeter wave (mmWave) band 60GHz, untuk mengumpulkan data secara langsung dari tim mobil balap saat berada di dalam atau saat mendekati garasi. Pertukaran antar kedua mode 802.11 ditangani secara otomatis ketika kondisi radio memerintahkan performa throughput.

Latest