Beranda News Enterprise Penjualan Online Meningkat, Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan

Penjualan Online Meningkat, Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan

-

zebra-wtJakarta, Selular.ID – Zebra Technologies Corporation sebuah perusahaan global dalam solusi dan layanan mengeluarkan hasil penelitian bertajuk Warehouse Vision Study di tingkat Asia-Pasifik. Survei global ini membandingkan masukan dari lebih dari 1.000 profesional bidang TI dan operasional pergudangan di sektor ritel, manufaktur, logistik, transportasi, dan distribusi grosir di banyak negara – termasuk Australia, China, dan India – tentang ekspektasi mereka dari tahun 2015 hingga 2020.

Adapun dari hasil penelitian ini ditunjukkan bahwa perusahaan diharapkan dapat meningkatkan jumlah gudang karena penjualan online global terus meningkat. Para eksekutif bidang pergudangan yang disurvei mengatakan mereka berencana untuk memfasilitasi staf dengan teknologi-teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan yang disebabkan oleh peningkatan dalam volume pengiriman.

Dalam menanggapi kebutuhan industri untuk meningkatkan visibilitas operasional demi peningkatan efisiensi dan produktivitas, Zebra memiliki rangkaian produk yang dirancang untuk tugas penyimpanan pergudangan. Total Wearable Solutions, satu-satunya rangkaian perangkat wearable khusus dengan sistem operasi (OS) Android – didukung oleh Zebra Mobility DNA, dengan pemilihan hands-free dan perintah suara yang dapat meningkatkan mobilitas, kenyamanan dan ketepatan pengguna.

Dibandingkan dengan perangkat wearable lama yang dijalankan dengan hanya suara, solusi multi-modal baru ini meningkatkan produktivitas sebesar 15 dan menurunkan kesalahan sebesar 39 persen. Total Wearable Solutions dari Zebra merupakan tonggak terbaru komitmen Zebra dalam menyediakan “visibilitas yang visioner,” mengikuti diumumkannya komputer mobile TC8000 dan pemindai ultra-rugged 3600 series.

“Warehouse Vision Report Zebra menemukan bahwa 72 persen dari hampir 1.400 pekerja profesional di bidang logistik berharap menggunakan solusi pemilihan dengan perintah suara sebelum tahun 2020, naik dari hanya 30 persen di tahun 2015. Mereka menyadari kebutuhan  untuk membantu para pekerja fokus pada tugas mereka, bukan pada penanganan alat,” kata Joe White, Vice President, Enterprise Mobile Computing, Zebra Technologies.

Lebih lanjut, Joe White mengatakan dengan membebaskan tangan dan mata pekerja gudang, Total Wearable Solutions Zebra akan meningkatkan produktivitas dan menambah mobilitas, kenyamanan dan akurasi mereka dengan semua informasi yang diperlukan.

Berikut sejumlah fakta kunci dari Penelitian Visi Pergudangan:

  • Di Asia Pasifik, 74% responden berencana untuk memfasilitasi staf gudang mereka dengan teknologi, khususnya untuk meningkatkan investasi pada Internet of Things (72%), teknologi pemindaian kode batang (70%), komputer tablet (69%), big data/analisis data (67%), dan pergudangan/otomatisasi bongkar-muat truk (64%) dalam lima tahun ke depan.
  • Setengah dari responden mengatakan investasi pergudangan terutama didorong oleh tuntutan untuk mengurangi biaya transportasi, sementara 41% menuntut waktu pengiriman yang lebih singkat, dan 38% melihat kebutuhan untuk mengakomodasi pemasok dan lokasi mitra usaha baru. Faktor-faktor lain termasuk perubahan kebijakan inventaris (33%), kurangnya bakat/keterampilan (28%), dan tekanan omni-channel (21%).
  • Mulai saat ini hingga tahun 2020, perusahaan yang disurvei mengungkapkan rencana ekspansi dalam total jumlah volume barang yang dikirimkan (74%), otomatisasi proses (69%), perputaran inventaris tahunan (64%), jumlah kode unik barang (stock keeping unit/SKU) (57%), dan karyawan (56%).
  • Saat ini, 81% dari responden menggunakan software manajemen gudang lama (WMS), dan jumlah ini diproyeksikan akan menurun hingga setengahnya, dari 81% menjadi 40% di tahun 2020. Sebaliknya, penggunaan WMS dengan fitur lengkap dan sistem lokasi real-time (RTLS) akan meningkat dengan rata-rata 29% dalam waktu lima tahun.
  • Para eksekutif yang disurvei mengharapkan adanya pertumbuhan persentase produk masuk yang akan memiliki kode batang dalam lima tahun ke depan, dari 59% menjadi 84%.
  • Dalam manajemen inventaris, 86% responden mengatakan mereka akan menggunakan komputer mobile dan tablet dengan akses real-time ke WMS, sedangkan 79% dari mereka berencana untuk menggunakan solusi yang dilengkapi RFID. Hanya 24% dari responden yang akan terus menggunakan pena dan kertas pada tahun 2020.

Buyer's Guide

Samsung Galaxy A21s Kini Tampil dengan Warna dan Memori...

Jakarta, Selular.ID - Samsung Indonesia kembali menghadirkan varian baru dari Galaxy A21s. Perangkat lini...

7 Smartphone Xiaomi dengan Fast Charging Hingga 65W

Jakarta, Selular.ID – Bulan lalu kami menghadirkan panduan belanja tujuh smartphone Xiaomi dengan fitur...

5 Smartphone Oppo dengan Quad Camera Terbaik

Jakarta, Selular.ID -   Kamera kini menjadi salah satu fitur penting dalam memilih sebuah smartphone....

Smartphone Refresh Rate 90Hz Harga Rp2 Jutaan

Jakarta, Selular.ID - Bagi penggemar game mobile, teknologi refresh rate sangat diperlukan supaya bisa...

Xiaomi Redmi 9 Lunar Gold Meluncur di Indonesia

Jakarta, Selular.ID - Xiaomi kembali merilis anggota baru dari jajaran Redmi 9 Series. Perangkat...

Oppo Reno4 Pro Banting Harga

Jakarta, Selular.ID - Memasuki bulan November, dua ponsel Oppo mendapat penyesuaian harga. Baru diluncurkan...

Artikel Terbaru

Kategori Terkait