Wednesday, October 21, 2020
Home News Remaja 17 Tahun Retas Situs Presiden Untuk Tunda Ujian

Remaja 17 Tahun Retas Situs Presiden Untuk Tunda Ujian

-

hack
Jakarta, Selular.ID – Apa yang Anda lakukan untuk menghindari ujian sekolah? Seorang pemuda berusia 17 tahun bertindak di luar kewajaran untuk menunda jadwal ujian.

Dilansir Selular.ID dari BBC (27/8/2016), pemuda di Sri Lanka itu meretas situs resmi Presiden Maithripala Sirisena dan memposting sebuah pesan, dan menamakan dirinya sebuah kelompok hacker bernama The Sri Lanka Youth (Pemuda Sri Lanka).

Situs presiden pertama kali di-hack pada hari Jumat, 26 Agustus, dengan pesan dalam bahasa Sinhala dan kemudian terjadi lagi pada hari Sabtu, 27 Agustus, dengan pesan dalam bahasa Inggris, yang berisi:

Dear Mr. President,

Kami sangat tidak senang dengan keputusan untuk menunda GCE A/L pada bulan April karena perayaan Tahun Baru Hindu Sinhala jatuh di antara tanggal ujian. Oleh karena itu, mohon pertimbangkan kembali keputusan itu. Selanjutnya, jagalah keamanan situs-situs Sri Lanka. Atau kita akan menghadapi cyber war.

Jika Anda tidak dapat mengendalikan situasi, tunda Pemilihan Presiden. Hentikan Perdana Menteri yang tidak bertanggung jawab. Lebih perhatikan masalah-masalah mahasiswa di universitas.

The Sri Lanka Youth

Usai diretas, situs Sirisena kembali online dan remaja tersebut diperiksa polisi. Karena masalah tersebut, remaja itu ditangkap dan kini menghadapi denda 300.000 rupee (setara Rp28 juta) dan hukuman penjara maksimal tiga tahun.

Menurut Agence France Presse, ini adalah pertama kalinya seorang remaja ditangkap dan dihukum di bawah undang-undangm cyber crime di Sri Lanka.

Latest