Tuesday, June 18, 2019
Home News Ini Daftar Manfaat Red Hat Terhadap Pemeliharaan TI Perusahaan

Ini Daftar Manfaat Red Hat Terhadap Pemeliharaan TI Perusahaan

-

IMG_20160809_100659Jakarta, Selular.ID – Salah satu penyedia solusi TI yang berbasis open source Red Hat saat ini telah dimanfaatkan oleh 50 persen perusahaan public company di dunia. di Indonesia, solusi Red Hat juga diaplikasikan sejumlah perusahaan lokal yang meng-global. Apa saja manfaat yang diberikan?

Salah satu customer Red Hat di tanah air adalah Indesso. Didirikan pada tahun 1968, Indesso telah berkembang dari sebuah produsen minyak daun cengkeh lokal menjadi pemimpin pasar nasional dalam bahan aromatik, bahan makanan, bumbu perasa, dan wewangian. Seiring perkembangan perusahaan, Indesso bermaksud untuk memperluas bisnis globalnya melalui kemitraan dengan pemasok-pemasok internasional.

Indesso berkembang semakin besar hingga akhirnya menerapkan infrastruktur TI berkelas enterprise dan menggunakan IBM AIX, yang dipasangkan dengan server IBM pSeries, untuk menjalankan aplikasi SAP perusahaan. Meskipun sistem ini mampu memenuhi kebutuhan stabilitas dan kehandalan perusahaan, tingginya biaya pemeliharaan efisiensi operasional menjadi sebuah tantangan yang tak terduga.

“Kami merasa biaya pemeliharaan AIX terlalu mahal. Angka itu mencapai $40.000 per tahun,” ungkap Bagus Dwi Laksono, IT Manager di PT Indesso Niagatama. “Meskipun AIX cukup stabil, kami tidak memiliki cukup kompetensi internal untuk memelihara sistem tersebut. Kami harus mengandalkan dukungan dari vendor, yang menghabiskan biaya setara dengan 3-4 server tambahan baru kami setahun. Dengan kondisi tersebut, jelas bahwa kami perlu untuk mulai mencari solusi yang lebih terjangkau.”

Biaya pemeliharaan bukanlah satu-satunya persoalan TI Indesso. Seiring bisnis menjadi semakin bergantung pada data, perusahaan perlu untuk memastikan integritas data tersebut. Indesso pun mencari solusi yang akan memungkinkan lingkungan nirkertas dan juga memenuhi standar-standar ISO (International Organization for Standardization).

Solusi Baru
Tim infrastruktur TI internal Indesso, server utama IBM, dan konsultan SAP bekerja sama untuk menilai alternatif lain untuk IBM AIX. Mereka mempertimbangkan platform-platform berbasis Windows dan Linux, termasuk SUSE Linux Enterprise dan Red Hat Enterprise Linux, untuk menjalankan aplikasi SAP perusahaan.

“Setiap solusi baru harus memenuhi kriteria yang signifikan,” kata Bagus. “Kami harus diyakinkan dalam hal kemudahan penggunaan, kemudahan pemeliharaan, efisiensi biaya, dan stabilitas.”

Setelah menjalankan analisis yang cermat, Indesso memilih Red Hat Enterprise Linux untuk dijalankan pada server Intel x86 sebagai platform mesin SAP baru perusahaan. Indesso memilih Red Hat Enterprise Linux tidak hanya karena Red Hat memenuhi kebutuhan aplikasi SAP perusahaan, tetapi juga karena kesuksesan sebelumnya dalam menggunakan platform tersebut untuk menjalankan sistem manajemen dokumen (document management system/DMS) Alfresco perusahaan.

“Red Hat memenuhi seluruh kriteria persyaratan,” ujar Bagus. “Selain itu, tim TI kami lebih akrab dengan platform Red Hat dibandingkan dengan pilihan lainnya.”

– Pemecahan masalah yang lebih cepat
Kemudahan penggunaan Red Hat Enterprise Linux mengurangi kompleksitas sistem. Oleh karena itu, tim TI Indesso tidak perlu lagi mengandalkan dukungan vendor dan kini dapat melakukan pemeliharaan dan perbaikan sendiri untuk menyelesaikan masalah dengan cepat.

“Tim TI kami sekarang dapat memecahkan masalah dalam sistem dengan segera karena mereka akrab dengan platform Red Hat,” tutur Bagus. “Kami dapat menangani masalah dengan lebih cepat, dan hal tersebut membantu bisnis kami. Hal ini menyebabkan peningkatan kinerja dan efisiensi operasional.”

– Biaya yang lebih rendah
Dengan meniadakan kebutuhan terhadap dukungan dari vendor luar, Red Hat Enterprise Linux membantu Indesso mengurangi biaya pemeliharaan TI sebesar 45%.

“Red Hat memungkinkan kami untuk mengganti teknologi berbiaya tinggi yang kami pakai sebelumnya dengan solusi yang lebih diakui dan lebih terjangkau yang meningkatkan efisiensi kami.” kata Bagus.

Selain itu, Indesso berhasil memangkas biaya hardware sebesar 65%.

“Saat kami ingin melakukan migrasi, kami harus menemukan hardware yang kompatibel untuk menggantikan server IBM pSeries,” terang Bagus. “Kami membuat sejumlah persyaratan dan membandingkan beragam pilihan antara IBM, HPE, Fujitsu, dan Dell. Server IBM xSeries yang kami pilih bahkan lebih murah daripada hardware kami sebelumnya.”

– Peningkatan ketersediaan dan kestabilan
Dengan Red Hat Enterprise Linux High Availability Add-On, Indesso dapat menjamin kelangsungan operasional yang kuat dengan meminimalkan atau menghilangkan downtime.

“Kami berada dalam posisi yang jauh lebih kuat dalam hal pemulihan bencana,” tutur Bagus. “Pada solusi sebelumnya, kami hanya memiliki satu server. Meskipun kinerja server tersebut luar biasa, server itu sangat rentan terhadap risiko. Pada platform saat ini, dengan beberapa server menjalankan High Availability Add-On, Red Hat Enterprise Linux membantu untuk memastikan proses bisnis Indesso berjalan lancar dan berkelanjutan.”

Investasi untuk Masa Depan
Seiring Indesso senantiasa mengembangkan usahanya secara internasional, perusahaan ini menghadapi tantangan untuk tetap kompetitif dalam industri yang dinamis, sekaligus tetap up-to-date tentang teknologi terbaru. Indesso berencana untuk menggunakan surplus anggaran operasional perusahaan, yang diperoleh dari migrasi ke solusi Red Hat dan pengurangan biaya, untuk berinvestasi dalam solusi-solusi Red Hat tambahan yang dapat mengembangkan area-area lain di dalam perusahaan.

“Kami melihat bagaimana Red Hat membantu kami memecahkan satu masalah dalam bisnis kami, dan kami telah mempertimbangkan solusi-solusi lain dari Red Hat yang dapat diterapkan untuk kepentingan rencana masa depan kami,” pungkas Bagus.

LIVE BLOG: PELUNCURAN OPPO RENO

Oppo Reno series mengedepankan kamera, performa dan juga daya tahan tahan baterai.

Latest