Sunday, June 16, 2019
Home Headline Meski Digerogoti Pasar Gelap, Trikomsel Tetap Setia Jual Iphone Resmi

Meski Digerogoti Pasar Gelap, Trikomsel Tetap Setia Jual Iphone Resmi

-

image

Jakarta, Selular.ID – Peredaran smartphone ilegal khususnya merek-merek favorit, dalam setahun terakhir terlihat makin marak. Jika di segmen atas, iPhone mendominasi pasar gelap, untuk segmen menengah bawah Xiaomi diketahui paling diburu masyarakat. Aturan TKDN 30% yang diterapkan oleh pemerintah, menjadikan berkembangnya pasar gelap semakin membesar.

Kepada Selular.ID, Hasan, pemilik sebuah gerai ponsel di area Mal Ambasador bercerita, Xiaomi banyak dicari konsumen, lantaran berani menawarkan smartphone berteknologi mumpuni, tapi dilego dengan harga murah. “Dua poin tersebut menjadi keunggulan utama Xiaomi, sehingga produknya tetap diburu konsumen, walau datang melalui jalur tidak resmi,” tuturnya.

Sementara untuk iPhone, Hasan menambahkan, konsumen membelinya karena dianggap produk prestise yang dapat menunjukkan kelas pengguna. Alhasil, harga yang mahal tak menyurutkan calon konsumen untuk membeli iPhone. Namun konsumen tak kurang akal. Untuk mensiasatinya, mereka membeli di toko-toko biasa seperti di Mal Ambassador, karena jika membeli di gerai resmi perbedaannya bisa mencapai Rp 500 ribu.

Di sisi lain, konsumen umumnya juga tak terlalu peduli dengan layanan purna jual. Padahal dengan membeli produk BM, mreka tidak akan mendapatkan dukungan dalam bentuk garansi seandainya terjadi kerusakan pada smartphone mereka. Bahkan, ada sejumlah kasus ponsel BM yang terindikasi menyimpan malware di dalamnya.

Pedagang sendiri mengaku  rata-rata keuntungan yang diperoleh dalam penjualan iPhone BM seperti seri 6S dan 6S+ berkisar Rp300.000 – Rp 500.000 atau sekitar 3,2 hingga 4,5 persen. Sementara kalau menjual iPhone 6 resmi keuntungan yang didapat hanya Rp150.000 – Rp 250.000 saja atau sekitar 1,5 hingga 2,0 persen.
Tentu saja peredaran smatphone ilegal khususnya iPhone yang sangat laris manis, membuat distributor resmi terpukul. Pasalnya, dari segi harga produk yang mereka tawarkan dengan spesifikasi yang sama menjadi tidak kompetitif.

Meski demikian, kondisi ini tak menyurutkan distributor resmi untuk tetap menjual iPhone. Salah satunya adalah Trikomsel (TRIO).  Menurut Head of Marketing Communication Trikomsel Hendra Gunawan, pihaknya tetap  setia menjual barang resmi walaupun barang ilegal makin menjamur.

“Leluasanya peredaran smartphone ilegal, seperti iPhone memang cukup mempengaruhi pembeli. Untuk menggerakan penjualan, Trikomsel memberikan benefit-benefit tambahan, seperti free accessories atau pulsa agar pelanggan punya pertimbangan membeli produk legal. Di sisi lain program cicilan 0% juga sangat membantu”, ujar Hendra.

Hendra menambahkan, dukungan ratusan gerai Global Teleshop dan OkeShop, yang merupakan jaringan ritel di bawah Trikomsel dan tersebar di banyak kota di Indonesia, juga memberikan keuntungan bagi pelanggan untuk membeli iPhone di jalur resmi karena garansi yang diberikan.

Latest