Beranda News Pergi ke Luar Negeri? Jangan Lupa Aktifkan XL Pass

Pergi ke Luar Negeri? Jangan Lupa Aktifkan XL Pass

-

XL-PassJakarta, Selular.ID – Operator XL meluncurkan layanan XL Pass, yang memungkinkan pelanggannya bisa nyaman mengakses internet meski di luar negeri. Syaratnya, Anda harus membeli paket data XL Hotrod terlebih dahulu untuk kemudian bisa menikmati XL Pass.

Dengan begitu, pelanggan akan dikenakan dua kali biaya pendaftaran, yakni biaya membeli paket Hotrod dan biaya mengaktifkan XL Pass.

Untuk bisa menikmati kuota HotRod di luar negeri, pelanggan HotRod 24 Jam dan HotRod Prioritas dapat mengaktifkan XL Pass melalui *123*747# atau menggunakan aplikasi myXL.

Berapa biayanya?

Terdapat 3 pilihan layanan XL Pass sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Masing-masing adalah XL Pass 3 hari dengan tarif Rp100 ribu, layanan XL Pass 7 hari (Rp150 ribu), dan layanan XL Pass 30 hari (Rp300 ribu). Kuotanya? Mengikuti paket HotRod yang dibeli.

Bagi pelanggan yang belum memiliki paket HotRod, dapat berlangganan melalui *123*3# terlebih dahulu. Aktivasi XL Pass bisa dilakukan sebelum berangkat ke luar negeri atau setiba di negara tujuan.

Sebagai informasi, paket berlangganan internet HotRod yang ditawarkan XL sangat bervariasi. Mulai dari HotRod 24 jam kuota 500MB Rp25 ribu untuk 30 hari, hingga paket 15 GB Rp240 ribu untuk 30 hari. Juga paket HotRod Prioritas dari mulai 1,2 GB Rp50 ribu untuk 30 hari, hingga paket 50 GB Rp500 ribu untuk 30 hari.

GM Price Plans & Roaming, Kakit Tan mengatakan selama ini penggunaan internet di luar negeri sering menjadi persoalan bagi penggunanya karena alasan tarif yang mahal. XL Pass merupakan layanan yang memungkinkan kuota HotRod dapat digunakan saat bepergian ke 9 negara favorit.

Untuk sementara layanan ini tersedia hanya untuk semua pelanggan XL Prabayar, dan hanya berlaku di sembilan negara saja. Untuk mendukung layanan ini, XL bekerjasama dengan operator di 9 negara yaitu: Malaysia (Celcom), Singapura (M1 dan Starhub), Hong Kong (Smartone), Macau (Smartone), Jepang (Softbank), Taiwan (Chunghwa), Kamboja (Smart), Bangladesh (Robi), dan Sri Lanka (Dialog).

Artikel Terbaru