Thursday, November 21, 2019
Home Headline Go-Jek Lempar Isu Nasionalisme, Ini Respon Uber dan Grab

Go-Jek Lempar Isu Nasionalisme, Ini Respon Uber dan Grab

-

Tokoh di balik Go-gek (Foto: Cho/SelularID)
(Foto: Cho/SelularID)

Jakarta, Selular.ID – Tepat pada peringatan Hari Kartini, Go-Jek mengeluarkan sebuah video yang mengajak seluruh pengemudi Uber dan Grab untuk beralih ke perusahaannya. CEO Go-Jek Nadiem Makarim sendiri yang menyampaikan hal tersebut dalam video sambutan yang diunggah di kanal YouTube Go-Jek Indonesia.

Dalam video yang disetel private itu, Nadiem menyampaikan bahwa perusahaannya baru meluncurkan program Kembali ke Merah-Putih, yakni program bagi para driver Grab dan UberMotor yang ingin pindah ke Go-Jek, akan langsung diterima.

Selain menggunakan istilah “merah-putih”, Nadiem juga menambahkan jargon nasionalisme dalam pesannya. “Kami harap Rekan yang pindah ke GO-JEK punya jiwa nasionalisme yang kuat dan ingin membuktikan ke dunia bahwa Indonesia pasti menang,” ujarnya.

“Apa pun keputusannya, Anda sudah menjadi pahlawan jalanan di Jakarta, jangan lupakan itu. Namun, jika Anda punya keinginan membela negara, jika Anda punya semangat ’45 yang ingin berkobar, gabunglah dengan karya anak bangsa,” tukasnya.

Menanggapi hal itu, sang rival asal Amerika Serikat, Uber, langsung merilis pernyataan yang menegaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia kalau siapa pun boleh menentukan pilihan mereka masing-masing.

Dalam keterangan resmi yang bertajuk #UberLOVESIndonesia, perusahaan menulis:

“Kompetisi menawarkan lebih banyak pilihan bagi pengguna dan pengemudi, meningkatkan kualitas dan pelayanan, serta mendorong inovasi. Kami menyukai pilihan. Kami senang dengan kompetisi. Dan kami cinta Indonesia.

Kompetisi dan pilihan artinya kami harus konsisten untuk menciptakan inovasi demi meningkatkan pelayanan dan kualitas kami.

Kami percaya masyarakat Indonesia berhak menentukan bagaimana cara mereka melakukan perjalanan dengan pilihan yang lebih terjangkau dan yang lebih aman dengan bantuan teknologi. Fokus kami adalah memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dengan kualitas terbaik, aman, dapat dipercaya dan terjangkau – baik itu kendaraan roda dua atau roda empat – dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas pengguna Indonesia dan mitra pengemudi yang senantiasa memberikan dukungan.”

Sementara rival Go-Jek dari negeri jiran Malaysia Grab, melalui Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, kepada Selular.ID, menyatakan bahwa perusahaannya tidak dalam posisi untuk memberi tanggapan, sehingga dirinya tidak bisa memberi komentar apa pun mengenai isu nasionalisme yang dilempar Nadiem.(edk)

Latest