Friday, July 10, 2020
Home Headline Bos Telesindo Bicara Soal Masa Depan Brand Ponsel Lokal

Bos Telesindo Bicara Soal Masa Depan Brand Ponsel Lokal

-

Hengky SetiawanJakarta, Selular.ID – Dengan pertumbuhan rata-rata 20% per tahun, Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial bagi vendor ponsel. Tumbuhnya layanan data belakangan ini semakin mengerek permintaan khususnya smartphone.

Alhasil, smartphone 4G, khususnya berharga dibawah Rp 1,5 juta kini menjadi incaran pengguna yang sudah keranjingan mengakses internet.

Dengan potensi yang sangat besar, wajar jika puluhan brand ponsel terus bersaing memperebutkan market share. Berdasarkan laporan IDC pada kuartal pertama 2016, Samsung masih menjadi market leader di pasar domestik. Disusul Asus, Andromax, Huawei dan Lenovo.

Menurut chairman Telesindo Group Hengky Setiawan, vendor ponsel lokal sesungguhnya bisa bersaing dengan brand global, karena lebih memahami karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Hengky menunjukkan beberapa tahun lalu, brand ponsel lokal sempat merajai pasar domestik. Tak kurang saat itu terdapat 150 brand ponsel lokal.

Namun sayangnya, Hengky menambahkan,  pamor brand ponsel lokal saat ini semakin anjlok. Kualitas produk yang tak sebanding dengan harga, memperkuat persepsi di masyarakat bahwa brand global masih jauh lebih baik.

“Itu sebabnya, memasuki era data, hanya segelintir brand ponsel lokal yang tetap bertahan. Itu pun tak ada jaminan mereka bisa tetap survive karena kompetisi di industri selular sangat ketat”, ujar Hengky.

Hengky yang telah malang melintang di industri selular selama lebih dari tiga dekade ini, menyebutkan ada dua hal utama yang menjadi syarat agar vendor ponsel lokal untuk bisa bersaing. Keduanya adalah fasilitas R & D (research and development) dan aktivitas marketing yang konsisten meski kondisi pasar tak selalu bagus. Jika kedua hal tersebut tidak dijalankan secara terus menerus, Hengky yakin umur sebuah brand ponsel lokal tak akan lama.

Latest