Friday, April 10, 2020
Home Headline Berkat PP No. 82/2012, Indonesia Berpotensi Jadi Pasar Data Center Terbesar di Dunia

Berkat PP No. 82/2012, Indonesia Berpotensi Jadi Pasar Data Center Terbesar di Dunia

-

image

Jakarta, Selular.ID – Indonesia merupakan salah satu pasar data center yang masih relatif muda apabila dibandingkan dengan pasar di negara lainnya. Namun berkat besarnya populasi teknologi dan layanan internet di indonesia membuatnya menjelma menjadi salah satu pasar data center yang potensial di dunia.

Ditambah dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 82 Tahun 2012 yang mengatur tentang penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik. Dimana dalam PP tersebut menyebutkan bahwa penyedia layanan elektronik diwajibkan untuk menjalankan data center dan disaster recovery di wilayah Indonesia. Hal tersebut tentu akan mengakibatkan permintaan data center dalam skala besar serta menimbulkan tantangan berupa peningkatan biaya dan keterbatasan tenaga kerja ahli kedepannya. Belum lagi dengan meningkatnya penggunaan internet dan perusahaan penyedia layanan web.

Hal tersebut diungkapkan Vincent Liew, APAC General Manager untuk DatacenterDynamics (DCD), beliau menyebutkan bahwa data baru menyebutkan data center layanan outsoursing dan investasi cloud di Indonesia akan mengalami pertumbuhan hingga menyentuh dua digit.

“Industri data center di Indonesia akan terus tumbuh tumbuh pesat hingga menyentuh angka USD 280 juta di 2016 ini,” kata Vincent.

Dengan adanya pertumbuhan tersebut, dikatakan Vincent akan mengakibatkan permintaan data center dalam skala besar serta menimbulkan tantangan berupa peningkatan biaya dan keterbatasan tenaga kerja ahli kedepannya.

Akibatnya kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan outsourcing dalam rangka mengatasi tantangan, termasuk tantangan capital expenditure (Capex), waktu, keterbatasan tenaga kerja ahli. Lebih lanjut, tingkat kepercayaan industri terhadap outsourcing sendiri kini sedang meningkat berkat kisah sukses yang datang dari perusahaan pengadopsi outsourcing.

Kondisi tersebut telah mendorong menjamurnya penyedia data center dan cloud baru, termasuk pengembangan yang dilakukan beberapa perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

“Seperti Operator global terkemuka seperti NTT Communications kini mulai memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melakukan sinergi dengan sejumlah mitra lokal,” ujar Vincent.

TERBARU

Bantu Tunanetra, Google Luncurkan Braille Keyboard ‘Talkback’

Jakarta, Selular.ID - Google baru saja mengumumkan keyboard yang baru diluncurkannya, yakni sejenis Braille. Papan...

Menilik Lebih Dalam Kemampuan Kamera Oppo Find X2 Series...

Jakarta, Selular.ID - Besaran Megapiksel tak selalu menjadi tolak ukur kualitas kamera, melainkan ada...

Huawei Mempertimbangkan Chipset 5G dari Samsung dan MediaTek

Jakarta, Selular.ID - Larangan perdagangan antara Huawei dan AS mempengaruhi kedua belah pihak. Banyak...

Latest