BerandaNewsMarket UpdatePasar Lesu Ponsel Second Diburu

Pasar Lesu Ponsel Second Diburu

-

20150811_150802-1Jakarta, Selular.ID – Kondisi perekonomian yang belum stabil akibat nilai tukar rupiah terhadap dolar yang mencapai Rp.13 ribu membuat daya beli pun kian menurun. Namun kondisi ini masih dianggap lumrah bagi penjual ponsel di kedua pusat penjualan ponsel ITC Roxy Mas Jakarta dan Roxy Square Jakarta Utara. Karena beberapa pedagang ponsel menyebutkan kendati harga ponsel naik, namun konsumen memilih alternatif untuk membeli ponsel second.

Tony pemilik toko Good Luky di Roxy Square menyebutkan dalam sehari transaksi di tempatnya bisa 5 unit ponsel keluar, dia menyebutkan 3 sampai 4unit untuk ponsel second sisanya ponsel baru dibawa pulang pembeli.

“Saya sih melihat penurunan penjualan tidak terlalu signifikan, namun memang di tempat saya ponsel second yang banyak dicari, mungkin karena harganya yang pas di kantong mereka,”ungkap Tony datar.

Melihat ponsel Second yang banyak dicari, membuat Tony jeli memilih ponsel second yang datang digerainya “Karena ponsel second banyak yang cari, saya pilih-pilih kalau ada customer yang mau jual ponsel, kalau kondisinya parah saya tidak ambil,”katanya.

Senada yang diungkapkan Tony, Linda Karyawan toko Aneka Selular juga di Roxy Square menyebutkan dalam sehari ponsel second selalu keluar, sedangkan ponsel baru kadang satu hari tidak ada yang keluar. Linda melihat faktor harga yang menjadi alasan pembeli memilih ponsel second.

“Selisih harga ponsel second sama baru bisa Rp500 ribu hingga Rp1 jutaan, mungkin itu ya yang jadi pilihan mereka. Soal kondisi barang di sini kami tidak asal menerima ponsel second,” ungkap Linda.

Begitu juga Imam pemilik Imam San Cellular ITC Roxy Mas Jakarta, dia menyebutkan semenjak dia buka toko ponsel 2 tahun lalu kondisi penjulan ponsel second tetap stabil. Dia menambahkan tidak pernah berpengaruh terhadap kondisi ekonomi.

“Penjualan ponsel second tidak terpengaruh terhadap kondisi ekonomi kerena harganya kan selalu stabil, tidak pernah naik,”tutup Imam.

Artikel Terbaru