Beranda News Telco Libatkan Empat Operator, Refarming 1.800 MHz di Indonesia Cetak Sejarah

Libatkan Empat Operator, Refarming 1.800 MHz di Indonesia Cetak Sejarah

-

Teknisi Telkomsel melakukan pengecekan jaringan
Teknisi Telkomsel melakukan pengecekan jaringan

Selular.ID – Sejak 1 Mei 2015, empat operator GSM di Indonesia, masing-masing Telkomsel, XL Axiata, Indosat, dan Hutchison 3 mulai mengeksekusi penataan spektrum frekuensi 1.800 MHz ‎. Penataan diawali dari Maluku dan dilanjutkan secara bergantian di cluster-cluster lainnya sebelum tutup tahun, dengan Jakarta sebagai wilayah terakhir.

Total terdapat 42 cluster ‎yang akan ditata oleh keempat operator itu menggunakan metode step-wise untuk refarming frekuensi agar selain bisa dimanfaatkan untuk layanan 2G, tapi juga 4G dengan menggunakan teknologi netral.

Menurut Ivan Cahya Permana, Vice President Technology and System Telkomsel, Banyaknya cluster membuat penataan frekuensi 1.800 MHz di Indonesia terbilang paling rumit sehingga punya resiko tinggi. Sistem clustering sendiri dipilih karena adanya kontigensi resiko implikasi kepada pelanggan sehingga proses penataan dilakukan pada malam hari, antara pukul 2-4 dini hari. Meski demikian, metode ini bisa saja gagal jika salah satu operator tidak berhasil, sehingga konsekwensinya harus dikembalikan lagi ke posisi awal agar tidak merugikan pelanggan. Dengan sendirinya, jika banyak gagal, penataan bisa berlangsung lebih lama dari yang sudah ditargetkan.

Banyaknya cluster, imbuh Ivan, sebagai implikasi dari penataan yang melibatkan empat operator sekaligus. Ini adalah kali pertama di dunia empat operator berpindah kavling di frekwensi yang sama.  Umumnya penataan frekwensi di jaringan 1.800 Mhz untuk kepentingan LTE, hanya melibatkan dua atau tiga operator saja.

“Jika refarming 1.800 Mhz di Indonesia berjalan sukses, akan menjadi sejarah tersendiri dan dapat dijadikan benchmark oleh ITU (International Telecommunication Union) dan negara-negara lain”, ujar Ivan yang optimis proyek ini dapat berhasil sesuai rencana.

Artikel Terbaru