spot_img
BerandaNewsXiaomi Boleh Jualan Lagi di India

Xiaomi Boleh Jualan Lagi di India

-

Jakarta, Selular.ID – Pencekalan dan larangan edar smartphone Xiaomi di India sedikit melunak. Xiaomi mendapat keringanan, setidaknya diizinkan kembali memasarkan produknya meski hanya dalam jangka waktu terbatas.

Pemberian izin tersebut berlaku hingga 8 Januari tahun depan sebelum masuk ke sesi hearing pengadilan selanjutnya. Dari hasil keputusan Pengadilan Tinggi Delhi, Xiaomi diperbolehkan menjual smartphone namun khusus bagi yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon.

Artinya, Mi 3 dan Redmi 1S masih bisa ditemui di India. Sebab, Qualcomm memiliki perjanjian lisensi dengan Ericsson di negeri Hindhusstan tersebut. Sementara bagi produk yang memakai prosesor MediaTek, seperti Redmi Note, akan dilarang peredaraannya.

Dengan bebas bersyarat ini, Xiaomi dan mitra lokal Flipkart akan dapat melanjutkan penjualan Mi3 dan Redmi 1s segera. Keringanan putusan mengimpor dan menjual ini buah dari pengajuan banding yang dilakukan oleh pihak Xiaomi India.

Berikut pernyataan resmi Hugo Barra, VP Xiaomi Global, yang ditulis di halaman Facebook miliknya:

“Kami senang untuk mengumumkan bahwa hari ini Pengadilan Tinggi Delhi telah mengeluarkan putusan yang tidak memberatkan kami, yaitu memperbolehkan kami kembali melanjutkan penjualan di India dengan syarat-syarat tertentu.
Berita baiknya adalah Redmi 1S akan kembali minggu depan dan kami akan kembali melakukan penjualan berikutnya pada hari Selasa, 23 Desember. Pendaftaran akan dimulai dalam waktu dekat. Selain itu, kami juga akan kembali melanjutkan penjualan Redmi Note dalam waktu dekat, namun kali ini dengan model 4G”.

Namun di balik itu, Ericsson menegaskan bahwa Xiaomi perlu membayar biaya lisensi untuk semua perangkat, terlepas dari model prosesor. “Xiaomi membutuhkan lisensi dari Ericsson untuk semua ponsel mereka yang diimpor ke India, yang akan diklarifikasi dalam sidang yang akan datang,” bunyi pernyataan Ericsson kepada Bloomberg (16/12/2014).

Sebelumnya, seorang hakim memberlakukan larangan total pada impor dan penjualan perangkat Xiaomi di India, atas permintaan raksasa telekomunikasi Swedia Ericsson. Ericsson menyatakan bahwa Xiaomi menolak untuk membayar lisensi delapan paten, yang berkaitan dengan AMR, EDGE, dan teknologi 3G.

Artikel Terbaru