Sunday, May 26, 2019
Home News Morphees, Perangkat Mobile Yang Bisa Berubah-Bentuk

Morphees, Perangkat Mobile Yang Bisa Berubah-Bentuk

-

1 May 2013 09:30
Kita kerap melihat perangkat mobile yang bisa berubah bentuk di film-film fiksi ilmiah, seperti sebuah ponsel bisa berubah bentuk menjadi pemindai kartu, token rekening bank, atau perangkat handy lainnya. Tampaknya hal itu akan menjadi nyata. Pasalnya, peneliti dari Universitas Bristol dan Pusat Penelitian Kecerdasan Buatan Jerman (DFKI Saarbrücken) sedang mengembangkan metrik yang diberi istilah “resolusi bentuk”. Teknologi ini merujuk kepada kemampuan mengubah-bentuk-diri pada suatu perangkat. Peneliti percaya kalau resolusi bentuk akan tersedia pada perangkat mobile generasi mendatang. Guna menunjukkan metrik baru ini, regu peneliti telah membuat sejumlah prototipe perangkat yang bisa berubah-bentuk yang dinamakan “Morphees”. Morphees memiliki potensi mengubah-bentuk-sendiri saat diminta, sesuai pada penggunaan yang diinginkan.Perangkat dengan layar resolusi tinggi akan lebih fleksibel dan memiliki kemampuan untuk berubah ke lebih banyak bentuk. Bentuk-bentuk itu akan disesuaikan untuk penggunaan handy. Peneliti juga sudah mengantisipasi aplikasi yang bisa ditanamkan faktor bentuk tertentu.

“Hal yang menarik dari projek kami adalah kita sedang menuju teknologi yang memungkinkan perangkat mobile untuk mengubah bentuk susuai permintaan,” ujar Dr Anne Roudant dari Departemen Ilmu Komputer Universitas Bristol, yang memimpin penelitian bersama dengan Profesor Sriram Subramanian. “Bayangkan ketika kita mengunduh satu game di app-store, seketika itu juga ponsel berubah bentuk menjadi stick game konsol untuk kita memainkan game lebih maksimal. Perangkat juga bisa berubah menjadi stress ball, atau menekuk diri untuk menyembunyikan layar ketika mengetik password sehingga orang lain tidak bisa mengintip informasi pribadi.”

Guna membantu para perancang menciptakan perangkat berresolusi tinggi, tim peneliti telah membangun dan mengevaluasi kinerja enam prototipe Morphees yang bisa berubah-bentuk yang berbeda-beda. Beberapa mengandalkan memori paduan bentuk, yang kembali ke bentuk sebelumnya atau ke bentuk kompak ketika dipanaskan. Ada yang menggunakan polimer aktif elektro dielektrik yang membungkuk ketika tegangan dialirkan. Ada juga yang menggunakan motor servo dan senar gitar untuk mengubah bentuk.

Setiap pendekatan memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing dalam mengaplikasikan 10 fitur deformasi yang digunakan tim untuk menggambarkan ‘resolusi bentuk’. Sepuluh fitur tersebut adalah: area, granularity, porosity, curvature, amplitude, zero-crossing, closure, strecthability, strength, dan speed.

Kinerja enam prototipe Morphees dievaluasi untuk kesepuluh fitur di atas kecuali porosity (perembesan) dan strechability (peregangan). Peneliti berharap bisa memasukkan semua fitur tersebut dalam eksplorasi kemampuan perangkat di masa dmendatang dengan resolusi layar yang lebih tinggi.Kinerja dari enam prototipe tersebut akan muncul dalam laporan tim yang akan dipresentasikan pada Konferensi Faktor Manusia dalam Sistem Komputasi ACM CHI 2013 pekan ini.

Jika Anda penasaran, bisa saksikan keenam prototipe Morphees dalam video di bawah ini. (Khoirunnisa)

http://youtu.be/oaZHj9SEzLQ

 

Sumber : http://www.gizmag.com (28/4/2013)

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest