Saturday, April 20, 2019
Home News Waspada SIM Card Diretas, Bisa Kendalikan Ponsel Anda

Waspada SIM Card Diretas, Bisa Kendalikan Ponsel Anda

-

23 July 2013 13:00
Seorang kriptografer (ahli memecahkan kode-kode rahasia) asal Jerman, Karsten Nohl mengklaim telah membuka standar enkripsi pada beberapa jenis kartu SIM. Secara langsung, aksi ini mengindikasikan adanya celah berbahaya dalam teknologi enkripsi kartu SIM, yang bisa dimanfaatkan untuk tindak cyber-criminal seperti menyebarkan virus ke perangkat, meretas smartphone, melakukan penipuan sistem pembayaran, mengarahkan dan menyadap panggilan, dan masih banyak lagi.

Nohl membeberkan bahwa kartu yang menunjukkan celah cacat itu sangat bervariasi berdasarkan area dan operator – karena standar enkripsi berlainan antar negara. Menurut perkiraannya, sekitar seperdelapan dari kartu SIM dunia bisa terpengaruh, atau setara setengah miliar perangkat.

Dalam aksinya, pendiri Security Labs tersebut berhasil mengutak-atik 56 kunci digital kartu SIM, sehingga bisa memperoleh data hanya dengan mengirim virus pada perangkat melalui pesan teks. Bermodalkan komputer sederhana, Nohl hanya butuh waktu dua menit untuk melakukan eksekusinya itu.

Penelitian ini sekaligus menandai pertama kalinya kartu SIM berhasil dibobol, karena hingga kini, Nohl berpikir sudah ada standar enkripsi yang kuat. Standar Data Enkripsi (DES) yang telah dikembangkan di tahun 1970-an memang dinilai lemah, sehingga banyak operator pindah ke triple DES (3DES). Salah satunya adalah operator AS, AT&T.

Nohl diharapkan bakal memperagakan aksinya kembali di konferensi hacker Black Hat di Las Vegas, pada tanggal 31 Juli mendatang. Saat ini, dia telah menyampaikan temuan studi-nya ke berbagai operator, sebagai saran agar para penyedia jasa telekomunikasi bisa lebih waspada terhadap ancaman berbahaya tersebut demi menjaga keamanan para pelanggan.

 

Sumber : www.forbes.com

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest