Thursday, June 20, 2019
Home News Presiden HTC Senang Tak Ada Inovasi Signifikan di Galaxy S4

Presiden HTC Senang Tak Ada Inovasi Signifikan di Galaxy S4

-

20 March 2013 14:30
Para eksekutif perusahaan smartphone global sering ‘menahan lidah’ dan memilih kata secara hati-hati tatkala membahas seputar rivalnya. Tapi sepertinya eksekutif HTC di Amerika Serikat telah diberi lampu hijau untuk mengomentari pesaing terbesar, Samsung. Dikutip pekan lalu (15/3) Presiden HTC Jason MacKenzie mengatakan bahwa pengungkapan aspek Samsung Galaxy S4 memalukan. Dan sekarang bos HTC di Amerika Utara Mike Woodward berkomentar lebih jauh.

“Terasa seperti mengulang. Terlihat bagaikan Galaxy S III, ” tutur Woodward mengenai Galaxy S4 pada sebuah wawancara dengan Business Insider yang diterbitkan akhir pekan lalu. “Kami senang nyatanya tidak ada inovasi dalam desain itu sendiri.” Eksekutif HTC tersebut juga mengatakan kalau berbagai fitur piranti lunak baru yang dipertontonkan Samsung selama konferensi pers sebagai “gimmick” semata.

“Saya pikir Samsung mencoba membanjiri kita dengan uang dan pemasaran, tapi bukan fitur (inovatif),” ujar Woodward.

Samsung Galaxy S4 memang menjadi isu hangat saat ini karena kemiripannya yang mencolok dengan generasi sebelumnya Galaxy S III. Namun handset ini tetap dianggap sebagai pemilik tahta smartphone Android tahun 2013. Samsung berharap bisa menjual sebanyak 10 juta unit dalam satu bulan pertama ketersediaannya di pasar.

HTC sendiri berencana merilis jawaban atas Samsung Galaxy S4, yakni HTC One, dalam beberapa bulan mendatang, termasuk Indonesia. HTC One dikabarkan telah disambut baik oleh para pemilik handset dini berkat desain ramping dan kinerja yang solid. Bahkan dengan ponsel andalan baru yang cantik luar-dalam itu, HTC tetap memiliki bukit curam untuk didaki. Terlalu banyak kegembiraan menyelimuti kehadiran Galaxy S4, yakni dengan dukungan operator luas dan anggaran pemasaran besar-besaran, semakin membantu menaikkan pamor handset yang sudah mulai meluncur di beberapa market seluruh dunia. (Khoirunnisa)

 

Sumber : http://bgr.com (19/2/2013)

Latest