18 June 2012 14:30
Begitu banyak aplikasi Android yang mengharuskan akses ke ke daftar kontak, browser history, lokasi, dan data pribadi lainnya, ini mengakibatkan risiko bocornya data pribadi Anda. Untuk mengantisipasinya, seorang pengembang perangkat lunak dari Bulgaria telah menulis ulang sistem operasi Android sehingga dapat memberikan data palsu kepada aplikasi.

“Saya tidak suka bila sebuah aplikasi berupaya mengakses lokasi atau buku telepon saya,” ucap Plamen Kosseff, orang dibalik penulisan data Android ini. “Mengapa mereka harus mengakses buku telepon saya untuk melihat data pribadi?,”  Uuar pria yang sehari-harinya bekerja untuk perusahaan software, ProSyst, Bulgaria.

Sistem operasi kostumisasi buatan Kosseff adalah bagian dari upaya memberikan pengguna kontrol penuh atas bagaimana aplikasi mampu mengakses data pribadi mereka. Upaya ini merupakan respon atas kejadian tahun lalu terjadi dimana beberapa aplikasi membocorkan data pribadi pengguna smartphone. (Deni Taufiq)

 

Sumber : www.cyanogenmod.com (13/6/2012)