22 January 2014 17:30
Salah satu peserta pameran CES (Consumer Electronic Show) tahun ini adalah perusahaan pengembangan teknologi bernama Oledcomm. Perusahaan ini menampilkan teknologi yang memungkinkan komputer dan perangkat mobile untuk menerima data berbasis cahaya. Teknologi baru yang dipamerkan ini diberi nama Lifi, memfasilitasi transmisi data berkecepatan tinggi melalui sumber cahaya.Hal tersebut dimungkinkan dengan cara memodifikasi sebuah smartphone Android dengan mengganti kamera depan dengan sebuah sensor cahaya, dan penghubung bersifat cahaya yang digunakan untuk transmisi informasi. Namun, agar metode tersebut bekerja, kedua perangkat Android tersebut memerlukan sebuah dongle Lifi khusus yang dipasang pada jack earphone. Untuk menjalankan transmisi, pengguna terlebih dahulu harus menginstal aplikasi khusus pada smartphone atau tablet mereka, lalu menempatkan salah satu perangkat di dekat cahaya lampu untuk memicu perangkat bekerja, termasuk menampilkan gambar tertentu atau memutar video.

Lifi dirancang untuk berfungsi sebagai saluran komunikasi satu arah antara merek dan konsumen, sehingga perusahaan berharap teknologi ini dipasang di toko-toko di seluruh dunia. Skenario penggunaan yang diusulkan termasuk iklan di dalam toko dan geolocation dalam ruangan. Komunikasi dua arah juga dimungkinkan.

Permasalahannya, smartphone saat ini tidak memiliki sensor penerima untuk memproses data ini. Dan selama CES, Oledcomm mendemonstrasikan beberapa konsep perangkat yang dilengkapi dengan sensor semacam ini. Demo yang dipamerkan di Vegas menunjukkan kecepatan transfer data mencapai 10 Mpbs. Itu berarti lebih cepat daripada Bluetooth tetapi lebih lambat dari Wi-Fi (Direct).

Tampaknya, teknologi Lifi tidak akan diadopsi ke dalam perangkat mobile dalam waktu dekat karena Oledcomm perlu meyakinkan para produsen smartphone untuk menyertakan fitur sensor cahaya pada produk smartphone terbaru mereka. Selain itu, sumber berbasis cahaya memerlukan visibilitas, tidak seperti gelombang radio yang bisa bekerja bahkan ketika perangkat disimpan dalam saku atau tas seseorang. (Nis)

 

Sumber : http://www.engadget.com (11/1/2014)