Sunday, April 21, 2019
Home News Lepas dari Google, Kini Motorola Dibeli Lenovo Senilai US$2,91 Miliar

Lepas dari Google, Kini Motorola Dibeli Lenovo Senilai US$2,91 Miliar

-

Lepas dari Google, Kini Motorola Dibeli Lenovo Senilai US$2,91 Miliar
30 January 2014 16:00

selular20140130110650Tak perlu waktu lama bagi Google untuk mengikat perusahaan handset Motorola sebagai anak perusahaannya. Raksasa teknologi AS ini telah mencapai kesepakatan dengan Lenovo dalam melepas Motorola Mobility, senilai US$2.91 miliar untuk bisnis smartphone. Lenovo bakal mencicil sejumlah US$1.41 terlebih dulu saat jatuh tempo penutupan kesepakatan dalam bentuk tunai (US$660 juta) dan saham (US$750 juta). Selanjutnya, perusahaan asal Cina itu akan melunasi US$1.5 miliar sisanya dalam bentuk tiga tahun promes (promissory note).

Salah satu buah dari kesepakatan, yakni Google akan tetap mengantongi sebagian besar portofolio paten besar Motorola, termasuk aplikasi dan penemuan saat ini. Lenovo akan menerima lisensi sisa portofolio, termasuk mengakuisisi sekitar 2.000 aset paten, di samping brand dan trademark Motorola Mobility. Selain produk masa kini, Lenovo juga akan mengambil kepemilikan roadmap produk masa depan Motorola Mobility.

Akusisi Motorola merupakan pembelian kedua brand teknologi legendaris asal AS oleh Lenovo. Pada tahun 2005, perusahaan membeli divisi ThinkPad dari IBM (International Business Machines Corporation).

Sejak tahun 2012, Motorola Mobility telah menjadi sepenuhnya milik Google. Pembesut OS Android itu mengakuisisi Motorola sebesar US$12.5 miliar. Lebih lanjut, Google mengangkat profil perusahaan tahun lalu dengan peluncuran duo smartphone murah Moto X dan Moto G. Namun pada kenyataannya, keuangan Motorola Mobility terus menurun setiap kuartal.

Sementara dari sisi Lenovo, akuisisi Motorola ini diharap akan meningkatkan pangsa di pasar smartphone di Amerika Utara dan Amerika Latin serta pijakan di Eropa Barat, yang sangat dibutuhkan untuk bersaing dengan Apple Inc. Saat ini, Motorola menempati urutan ketiga sebagai manufaktur smartphone di Amerika Serikat. Strategi bisnis ini juga akan membantu perusahaan dalam mengatasi kemerosotan penjualan dari komputer pribadi, dengan memperluas fokus pada perangkat mobile. (Choi)

Sumber : http://investor.google.com/releases/2014/0129.html

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest