21 April 2014 16:00
Google Project Ara dikatakan bakal sampai ke tangan konsumen mulai bulan Januari tahun depan, dengan asumsi semuanya berjalan sesuai rencana. Demi memuluskan program smartphone modular tersebut, Google mengiming-imingi grand prize hingga sebesar US$100 ribu (Rp1,2 miliar) kepada developer yang mampu membuat modul smartphone terbaik.

Sebelum memberikan imbalan besar ini, pihak Google terlebih dulu menilai modul smartphone dari para pengembang. Penilaian ini berdasarkan fungsi, keanggunan tampilan, kebaruan, kualitas, dampak (impact) dan potensi komersialisasi. Modul juga harus dapat digunakan dalam situasi sehari-hari.

Bagi peserta yang gagal meraih peringkat pertama, Google juga akan memberikan hadiah bagi dua pemenang runner-up, yang akan diundang ke konferensi developer Project Ara berikutnya, untuk sampai dengan tiga orang. Segala biaya perjalanan akan ditanggung oleh raksasa teknologi yang bermarkas di Mountain View, California tersebut.

Setelah menandatangani perjanjian pinjaman hardware, developer harus menyerahkan deskripsi modul mereka untuk diberikan paket gratis yang terdiri dari potongan Unipro dan gate array milik Toshiba. Selanjutnya, pengembang harus mengikuti guideline MDK untuk membangun hardware prototipe. Di samping itu, mereka juga diharapkan untuk membuat driver dan aplikasi sendiri yang diperlukan untuk pengujian.

Dalam konferensi khusus pengembang Project Ara di Computer History Museum, Paul Eremenko selaku pimpinan proyek mengungkapkan tujuan kontes berhadiah adalah guna memperluas pengembangan modular Ara. Sehabis program ini, Google akan mengadakan tantangan lainnya di bulan Mei, dengan menyediakan sekitar 100-200 unit hardware prototipe untuk developer. Tenggatnya, mereka harus mampu merampungkannya sampai pertengahan September. (Choi)

Sumber : http://www.technewsworld.com/