Selular.ID – Peneliti keamanan siber dari perusahaan Bitdefender menemukan celah kerentanan baru pada sistem operasi Android yang diberi sandian GhostMap pada November 2026.
Celah keamanan ini memungkinkan pemasangan aplikasi yang dirancang khusus untuk menjebak perangkat ponsel pintar ke dalam siklus kegagalan sistem secara terus-menerus atau dikenal sebagai boot loop.
Temuan awal bermula pada Agustus 2026 ketika aplikasi perbankan berbahaya tidak sengaja merusak simulator yang digunakan oleh peneliti Bitdefender.
Analisis lanjutan menunjukkan bahwa masalah tersebut bukan berasal dari kode berbahaya konvensional, melainkan ketidakmampuan sistem operasi Android dalam mengelola struktur informasi kompresi dari berkas ZIP yang terdapat di dalam aplikasi.
Akibatnya, sistem mengalami kesalahan saat membaca berkas, memicu proses pemulihan mandiri (restart), dan mengulang kegagalan secara terus-menerus tanpa menampilkan pesan kesalahan di layar.
Celakanya, eksploitasi kerentanan GhostMap tidak memerlukan izin khusus (permissions) layaknya aplikasi berbahaya pada umumnya.
Berkas berbahaya tersebut dapat disusupkan ke dalam aplikasi yang terlihat normal. Sistem operasi Android secara otomatis akan membaca berkas bermasalah tersebut sesaat setelah aplikasi dipasang, yang langsung memicu kelumpuhan sistem meskipun pengguna belum sempat membuka aplikasi itu.
Pihak Bitdefender telah menyampaikan laporan temuan kerentanan tersebut kepada Google melalui prosedur keamanan standar.
Kendati demikian, laporan awal sempat ditolak karena kendala reproduksi masalah dan diklasifikasikan berada di luar ruang lingkup perbaikan pembaruan keamanan standar.
Sehingga hingga saat ini belum ada tambalan resmi (patch) yang dirilis untuk mengatasi celah GhostMap tersebut.
Publikasi terbuka temuan celah keamanan ini diharapkan dapat mendorong tim keamanan internal Google untuk segera mengambil tindakan pencegahan.
Baca Juga:WhatsApp Siapkan Fitur Pratinjau Obrolan Bergaya iOS untuk Android
Para ahli keamanan menyarankan agar pengguna ponsel pintar Android tetap waspada dan berhati-hati dalam mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak dikenal guna menghindari risiko kerusakan sistem perangkat.

