Selular.ID – Aplikasi perpesanan instan WhatsApp yang berada di bawah naungan Meta Platforms Inc. tengah mengembangkan fitur pratinjau obrolan (chat previews) bergaya sistem operasi iOS bagi para pengguna perangkat Android pada November 2026.
Fitur baru ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam membaca pesan terbaru tanpa harus memicu status centang biru atau tanda telah dibaca (read receipts) di dalam ruang obrolan.
Kehadiran fitur ini merespons dinamika kebutuhan privasi pengguna Android yang selama ini belum memiliki cara praktis untuk mengintip isi pesan masuk secara langsung dari daftar obrolan tanpa memicu konfirmasi baca.
Pengguna perangkat berbasis Apple sebelumnya telah menikmati fungsi serupa, sementara pengguna Android harus mengandalkan pratinjau notifikasi singkat yang kerap kali hilang tertumpuk pemberitahuan aplikasi lain.
Berdasarkan temuan dari pemindaian kode atau teardown pada aplikasi WhatsApp untuk Android beta versi 2.26.44.12, mekanisme interaksi dalam daftar obrolan mengalami pembaruan mendasar.
Tindakan menekan lama (long-press) pada sebuah percakapan yang biasanya hanya menampilkan bilah opsi penyematan (pin), arsip, senyap (mute), dan penghapusan.
Kini dikembangkan untuk memunculkan kartu mengambang (floating card) berisi pesan-pesan terkini.
Pendekatan teknis ini memanfaatkan pemisahan fungsi interaksi sentuh agar pengguna dapat memantau percakapan secara diam-diam tanpa membuka aplikasi secara penuh.
Meta Platforms Inc. mengintegrasikan struktur navigasi tersebut untuk menyetarakan pengalaman antarmuka pengguna antara ekosistem iOS dan Android secara bertahap.
Selain menghadirkan fungsi pratinjau dasar, pembaruan yang ditemukan dalam kode pengembangan tersebut turut membawa keunggulan navigasi tambahan yang tidak ditemukan pada aplikasi versi iOS.
Jendela pratinjau mengambang di Android dirancang agar pengguna dapat menggulir ke atas guna melihat pesan-pesan yang lebih lampau di dalam utas percakapan yang sama.
Kemampuan menggulir riwayat pesan lama tersebut tetap tidak akan mengirimkan status centang biru kepada pengirim pesan.
Sebaliknya, pada perangkat iOS, jendela pratinjau pop-up saat menahan lama suatu obrolan tidak mendukung pengguliran layar, sehingga pengguna terbatas pada tampilan pesan paling baru saja tanpa fleksibilitas penjelajahan riwayat percakapan singkat.
Fitur ini saat ini masih berada dalam tahap pengembangan internal dan belum dapat diakses oleh para penguji beta publik melalui platform distribusi Google Play Store.
Baca Juga:WhatsApp Rilis Fitur Group Status dan Sematan Pesan Tanpa Batas Waktu
Hingga kini, Meta Platforms Inc. belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kepastian jadwal peluncuran maupun roadmap kehadiran fitur pratinjau obrolan tersebut ke dalam versi stabil aplikasi WhatsApp untuk Android.

