Selular.ID -

Pengiriman PC Global Anjlok 21%, Counterpoint Prediksi Tekanan Berlanjut

BACA JUGA

Selular.ID – Pengiriman komputer pribadi (PC) global turun 21% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 57 juta unit pada kuartal III 2026, periode Juli hingga September.

Berdasarkan data awal Counterpoint Research yang dirilis pada 22 Oktober 2026, kenaikan harga komponen, terutama memori, menekan permintaan dan mendorong konsumen menunda pembelian perangkat baru.

Counterpoint memperkirakan penurunan pengiriman PC akan semakin dalam pada kuartal IV 2026.

Pelemahan pasar terjadi ketika harga komponen seperti DRAM dan NAND meningkat.

DRAM merupakan jenis memori yang digunakan komputer untuk menjalankan aplikasi, sedangkan NAND menjadi teknologi penyimpanan yang banyak digunakan pada SSD.

Kenaikan biaya kedua komponen tersebut ikut mendorong harga perangkat, sehingga pembelian PC baru menjadi lebih berat bagi konsumen yang sensitif terhadap harga.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Dalam laporan yang dipublikasikan Counterpoint Research, permintaan konsumen masih lemah meskipun kebutuhan perusahaan untuk memperbarui perangkat tetap memberikan dukungan bagi pasar.

Migrasi dari Windows 10 ke versi sistem operasi yang lebih baru juga mendorong sebagian organisasi mengganti komputer mereka.

Namun, permintaan dari segmen bisnis belum cukup untuk mengimbangi penurunan pasar secara keseluruhan.

Penurunan pada kuartal III 2026 juga dipengaruhi oleh tingginya basis perbandingan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada kuartal III 2025, sejumlah pembeli mempercepat pengadaan PC menjelang berakhirnya dukungan Windows 10, sementara penyesuaian persediaan terkait kebijakan tarif turut memengaruhi pola pengiriman.

Kondisi tersebut membuat perbandingan tahunan pada 2026 terlihat semakin lemah.

Lenovo Memimpin, Apple dan ASUS Lebih Tahan

Di tengah kontraksi pasar, Lenovo mempertahankan posisi sebagai produsen PC dengan pengiriman terbesar di dunia.

Perusahaan tersebut mengirimkan sekitar 15 juta unit pada kuartal III 2026, dengan pangsa pasar 26,3%. Meski memimpin, pengiriman Lenovo turun 23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

HP berada di posisi kedua dengan pengiriman sekitar 10,3 juta unit dan pangsa pasar 18,1%.

Kinerja perusahaan ini mengalami tekanan lebih besar, dengan pengiriman turun 31% secara tahunan.

Dell menempati urutan ketiga setelah mengirimkan sekitar 7,6 juta unit, turun 25%, dengan pangsa pasar 13,3%.

Apple mencatat penurunan yang lebih terbatas dibandingkan sebagian besar pesaing utamanya. Pengiriman PC perusahaan tersebut mencapai sekitar 5,6 juta unit, turun 11% secara tahunan.

Pangsa pasar Apple meningkat menjadi 9,8%, dibandingkan 8,7% pada tahun sebelumnya. Counterpoint menyebut MacBook Neo membantu meredam dampak pelemahan pasar terhadap pengiriman Apple.

ASUS juga menunjukkan ketahanan relatif. Perusahaan tersebut mengirimkan sekitar 5,2 juta unit PC, turun 7% secara tahunan, tetapi meningkat 19,4% dibandingkan kuartal II 2026.

Pangsa pasarnya mencapai sekitar 9,2%, naik dari 7,8% setahun sebelumnya.

Kelima produsen tersebut—Lenovo, HP, Dell, Apple, dan ASUS—secara bersama-sama menguasai 76,7% pengiriman PC global pada kuartal III 2026.

Sementara itu, produsen lain secara kolektif mengirimkan sekitar 13,3 juta unit, turun 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Counterpoint Proyeksikan Penurunan Berlanjut pada Kuartal IV

Senior Analyst Counterpoint Research, Minsoo Kang, menjelaskan bahwa kenaikan biaya memori dan komponen lain meningkatkan tekanan terhadap pasar PC.

Harga sistem yang lebih tinggi membuat konsumen menunda penggantian perangkat, sementara permintaan dari perusahaan dan migrasi Windows hanya memberikan dukungan terbatas.

Kang juga menyoroti semakin pentingnya keterjangkauan harga dalam keputusan pembelian.

Ketika produsen menyesuaikan konfigurasi perangkat untuk menghadapi kenaikan biaya, pilihan PC dengan harga lebih rendah berpotensi semakin terbatas.

Situasi ini dapat menghambat pembelian, termasuk dari konsumen yang sebenarnya membutuhkan perangkat pengganti.

Counterpoint Research memperkirakan pengiriman PC global pada kuartal IV 2026 akan turun 27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jika proyeksi tersebut terealisasi, tekanan pasar pada akhir tahun akan lebih besar daripada kontraksi yang tercatat pada kuartal III.

Untuk 2027, Counterpoint memperkirakan volume pengiriman PC secara tahunan akan relatif datar dibandingkan 2026.

Proyeksi ini mengindikasikan pasar berpotensi bertahan pada tingkat pengiriman yang lebih rendah, tanpa pertumbuhan berarti dalam waktu dekat.

Associate Director Counterpoint Research, David Naranjo, menyebut industri PC tengah memasuki fase penyesuaian struktural.

Kenaikan biaya komponen, harga perangkat yang lebih tinggi, dan siklus penggantian komputer yang semakin panjang mengubah dinamika pasar.

Produsen harus menjaga margin bisnis sekaligus mempertahankan harga yang dapat dijangkau konsumen dan perusahaan.

Naranjo juga menyoroti peluang pada kategori PC berbasis kecerdasan buatan (AI PC), layar premium, dan perangkat dengan diferensiasi produk yang jelas.

Namun, pengembangan produk tetap perlu berjalan beriringan dengan strategi harga yang kompetitif, pengelolaan rantai pasok, dan nilai produk yang sesuai kebutuhan pembeli.

Perkembangan pasar pada kuartal berikutnya akan memperlihatkan seberapa besar kenaikan biaya komponen memengaruhi pengadaan komputer.

Bagi produsen, tantangannya bukan hanya mempertahankan posisi pasar, tetapi juga menyediakan konfigurasi perangkat yang tetap terjangkau ketika biaya produksi meningkat.

Sementara itu, proyeksi Counterpoint untuk 2027 menunjukkan bahwa stabilisasi volume pengiriman belum tentu berarti pasar PC kembali tumbuh.

Baca Juga: Counterpoint Bongkar Anjloknya Pengiriman Chipset Hp Global pada Paruh 2026

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU