Selular.ID – Pengiriman smartphone global turun 20% secara tahunan pada kuartal III 2026, mencapai level terendah untuk periode kuartal ketiga dalam 14 tahun terakhir.
Laporan awal Counterpoint Research yang dirilis pada 12 Oktober 2026 mengaitkan pelemahan pasar dengan kelangkaan komponen memori dan kenaikan biaya produksi.
Di tengah kondisi tersebut, Honor X7d hadir sebagai salah satu pilihan perangkat dengan baterai berkapasitas besar dan perlindungan fisik untuk mendukung penggunaan jangka panjang.
Krisis memori turut mengubah strategi produsen smartphone dalam mengelola harga, pasokan, dan portofolio produk.
Counterpoint Research mencatat, kenaikan harga komponen DRAM dan NAND memperbesar biaya produksi perangkat, sementara keterbatasan pasokan menekan volume pengiriman.
Produsen juga mulai menyesuaikan harga jual untuk menghadapi kenaikan biaya tersebut, sehingga konsumen menghadapi tekanan keterjangkauan yang semakin besar.
Senior Analyst Counterpoint Research, Shilpi Jain, mengatakan krisis memori mendorong pasar smartphone memasuki fase yang lebih selektif.
Konsumen mempertahankan perangkat lebih lama daripada perkiraan sebelumnya, mulai mempertimbangkan ponsel rekondisi, serta semakin memperhatikan nilai yang diperoleh dari perangkat yang dibeli.
Perubahan ini juga memperlebar kesenjangan antara segmen premium dan pasar yang sensitif terhadap harga.
Di Indonesia, PT Trinova Digital Indonesia selaku distributor resmi Honor menyoroti kebutuhan konsumen terhadap smartphone yang dapat digunakan dalam jangka panjang.
Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia, Aryo Meidianto A, menilai daya tahan perangkat menjadi salah satu pertimbangan penting ketika konsumen menentukan pilihan pembelian.
“Laporan ini membuktikan konsumen sekarang semakin cerdas. Mereka paham bahwa keawetan perangkat adalah hal terpenting. Saat ini, pilihan paling tepat adalah membeli gawai yang tahan banting dan baterainya awet. Konsumen tidak perlu khawatir, karena setiap rupiah yang dikeluarkan pada perangkat HONOR akan sepadan dengan kualitas dan keawetan yang didapatkan,” ungkap Aryo.
Honor X7d Andalkan Baterai Besar dan Perlindungan Fisik
Honor X7d menjadi salah satu perangkat yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Berdasarkan spesifikasi resmi HONOR Indonesia, smartphone ini membawa baterai berkapasitas tipikal 6.500 mAh, dengan kapasitas terukur 6.350 mAh.
Perbedaan angka tersebut berasal dari metode pengukuran kapasitas baterai yang digunakan produsen.
Baterai tersebut mendukung pengisian daya kabel Honor SuperCharge hingga 35 watt.
Kapasitas besar dapat membantu pengguna menjalani aktivitas harian tanpa terlalu sering mencari sumber listrik, meskipun daya tahan aktual tetap bergantung pada pola penggunaan, tingkat kecerahan layar, konektivitas, dan aplikasi yang berjalan.
Selain baterai, Honor X7d memiliki sertifikasi ketahanan benturan dan tekanan dari SGS serta perlindungan debu dan air berperingkat IP65.
Sertifikasi SGS berkaitan dengan pengujian ketahanan fisik perangkat, sedangkan IP65 menunjukkan perlindungan terhadap debu dan semburan air dalam kondisi pengujian tertentu.
Honor menyebut perangkat ini telah menjalani pengujian ketahanan jatuh hingga ketinggian dua meter dalam skenario yang ditentukan perusahaan.
Namun, hasil pengujian laboratorium tidak berarti ponsel sepenuhnya bebas dari risiko kerusakan. Honor juga menjelaskan bahwa ketahanan terhadap air dan debu dapat menurun seiring pemakaian.
Dari sisi spesifikasi utama, Honor X7d menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 685 dan menjalankan MagicOS 9.0 berbasis Android 15.
Layarnya berukuran 6,77 inci dengan panel TFT LCD dan resolusi 1.610 × 720 piksel. Untuk fotografi, perangkat ini memiliki kamera utama 108 megapiksel, kamera kedalaman 2 megapiksel, serta kamera depan 8 megapiksel.
Honor juga menyediakan konfigurasi memori 8 GB RAM dan penyimpanan internal 512 GB pada halaman spesifikasi resminya untuk Indonesia.
Kapasitas penyimpanan tersebut memberi ruang untuk menyimpan aplikasi, foto, video, dan dokumen tanpa terlalu cepat memenuhi memori internal.
Siklus Penggantian Smartphone Berpotensi Berubah
Penurunan pengiriman global tidak semata-mata menunjukkan berkurangnya kebutuhan terhadap smartphone.
Kenaikan harga komponen dan keterbatasan pasokan ikut membatasi kemampuan produsen memenuhi pasar, sementara konsumen menyesuaikan keputusan pembelian dengan harga perangkat yang semakin tinggi.
Data awal Counterpoint Research menunjukkan Samsung tetap memimpin pasar global pada kuartal III 2026 dengan pangsa 23%, meskipun pengirimannya turun 3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Apple berada di posisi berikutnya dengan pangsa 22%, sekaligus mencatat pangsa kuartal ketiga di atas 20% untuk pertama kalinya. Angka tersebut memperlihatkan bahwa dampak krisis tidak seragam bagi setiap produsen maupun segmen harga.
Bagi konsumen, memperpanjang masa penggunaan smartphone dapat menjadi salah satu cara mengendalikan pengeluaran. Namun, daya tahan baterai dan bodi bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan.
Dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan, ketersediaan suku cadang, biaya perbaikan, serta kemampuan perangkat menjalankan aplikasi yang dibutuhkan juga memengaruhi kelayakan penggunaan dalam jangka panjang.
Di tengah tekanan pasar tersebut, Honor X7d dipasarkan melalui kanal penjualan resmi Honor di Indonesia, termasuk Honor Official Store di Shopee dan TikTok Shop.
PT Trinova Digital Indonesia menyebut kanal tersebut sebagai jalur pembelian bagi konsumen yang ingin mendapatkan perangkat ini. Harga dan program promosi dapat berubah mengikuti kebijakan masing-masing toko.
Perkembangan pasar pada kuartal berikutnya akan bergantung, antara lain, pada kondisi pasokan memori, biaya komponen, dan kemampuan produsen menyesuaikan harga.
Sementara itu, pilihan perangkat dengan baterai besar dan perlindungan fisik menjadi salah satu pertimbangan yang dapat digunakan konsumen saat mengevaluasi biaya kepemilikan smartphone, bukan hanya harga ketika membeli.
Baca Juga: Honor X5c Plus Dibekali Magic Capsule untuk Multitasking


