Selular.ID – OpenAI menyiapkan format iklan visual baru di ChatGPT yang akan tampil ketika pengguna membuat gambar. Format tersebut mulai diuji pada akhir Oktober 2026 di Amerika Serikat dengan kelompok pengiklan awal, sebagai bagian dari pengembangan bisnis periklanan ChatGPT.
OpenAI memastikan iklan akan diberi label secara jelas dan dipisahkan dari gambar yang dibuat pengguna.
Format baru ini memperluas sistem iklan ChatGPT yang sebelumnya menggunakan format iklan berbasis teks. OpenAI pertama kali memperkenalkan iklan untuk pengguna ChatGPT Free dan Go pada Februari 2026, sementara format visual dirancang untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi materi promosi berbasis gambar.
Menurut OpenAI, iklan visual tersebut memungkinkan perusahaan menampilkan inspirasi produk, penggunaan produk, maupun pengalaman yang ditawarkan sebuah layanan. Pada tahap awal, format ini akan ditempatkan dalam alur pembuatan gambar di ChatGPT, bukan menjadi bagian dari gambar yang dihasilkan model.
OpenAI juga menegaskan bahwa iklan tidak memengaruhi jawaban ChatGPT. Sistem periklanan berjalan terpisah dari sistem yang menghasilkan respons, sementara iklan tetap ditampilkan secara terpisah dan diberi penanda sebagai iklan.
Mulai Diuji di Amerika Serikat
Pengujian format iklan visual dijadwalkan dimulai pada akhir Oktober 2026 di Amerika Serikat. OpenAI menyebut tahap awal akan melibatkan sejumlah pengiklan sebelum format tersebut dikembangkan lebih lanjut.
Langkah ini datang setelah OpenAI memperluas ChatGPT Ads ke berbagai pasar. Pada September 2026, layanan periklanan ChatGPT mulai tersedia di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Taiwan. Dengan ekspansi tersebut, ChatGPT Ads telah tersedia di lebih dari 60 negara.
OpenAI menyatakan ChatGPT kini menjangkau 1,2 miliar pengguna setiap minggu. Perusahaan menyebut skala tersebut membuat ChatGPT menjadi platform konsumen berbasis AI yang besar sekaligus membuka peluang bagi model bisnis periklanan untuk mendukung akses terhadap layanan AI.
Sebelumnya, OpenAI juga mengungkap bahwa ChatGPT Ads telah mencapai annualized revenue run rate US$1 miliar kurang dari 200 hari setelah peluncuran. Puluhan ribu pengiklan disebut telah menjalankan kampanye di ChatGPT.
Perluas Ekosistem Periklanan
Selain format visual, OpenAI memperluas infrastruktur pengukuran untuk ChatGPT Ads. Perusahaan menggandeng sejumlah mitra teknologi, termasuk Hightouch, Tealium, dan LiveRamp, untuk membantu pengiklan mengirimkan data konversi dari sistem yang sudah mereka gunakan ke platform iklan ChatGPT.
Pengembangan tersebut melanjutkan upaya OpenAI membangun ekosistem iklan yang lebih lengkap. Pada Mei 2026, perusahaan memperkenalkan sejumlah cara baru bagi pengiklan untuk membeli dan mengelola kampanye, termasuk cost-per-click (CPC) serta beta self-serve Ads Manager.
Sistem tersebut ditujukan untuk memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam pembelian dan pengukuran kampanye.
OpenAI juga menerapkan batasan penempatan iklan untuk menjaga kesesuaian dengan konteks percakapan. Kebijakan perusahaan mencakup pencegahan iklan pada percakapan yang dianggap sensitif, berisiko tinggi, atau melibatkan kondisi emosional tertentu.
Untuk pengguna, iklan ChatGPT saat ini dapat muncul pada paket Free dan Go, sedangkan akun Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Edu tidak mendapatkan tayangan iklan. OpenAI juga menyatakan akun yang teridentifikasi sebagai milik pengguna di bawah 18 tahun tidak ditampilkan iklan.
Dalam sistem yang sudah berjalan, iklan ditampilkan di bawah respons ChatGPT dan dipisahkan secara visual dari jawaban. OpenAI menyatakan pengiklan tidak dapat membentuk, memberi peringkat, maupun mengubah respons ChatGPT melalui iklan.
Masuknya format visual ke dalam alur pembuatan gambar memperluas titik temu antara konten yang dibuat AI dan aktivitas komersial.
Pada tahap awal, OpenAI masih membatasi pengujian di Amerika Serikat dan pada proses pembuatan gambar. Hasil pengujian tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan format, pengukuran, dan penempatan iklan ChatGPT berikutnya.
Baca Juga: WeChat Kini Punya Pembayaran Khusus Turis di China


