Selular.ID -

Lion Parcel Perkuat Logistik Internasional untuk Bisnis Indonesia

BACA JUGA

Selular.ID – Lion Parcel memperkuat layanan logistik internasional melalui INTERPACK dan solusi business-to-business (B2B) untuk membantu pelaku usaha Indonesia menjangkau pasar global.

Strategi ini diperkenalkan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Lion Parcel juga mengembangkan jaringan regional melalui pembukaan kantor internasional pertamanya di Subang Jaya, Malaysia, pada September 2026.

Pengembangan layanan tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan ekspor Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia mencapai US$167,03 miliar sepanjang Januari–Juli 2026, meningkat 4,43% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data ini menjadi konteks bagi kebutuhan layanan pengiriman lintas negara yang dapat mendukung pelaku usaha dalam mendistribusikan produk ke pasar internasional.

Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan, kesiapan logistik menjadi salah satu aspek penting bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan pasar.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Perusahaan terus mengembangkan kapabilitas internasional dan menyediakan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman individu maupun perusahaan.

“Kami melihat perdagangan internasional sebagai peluang bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus mengembangkan bisnisnya. Untuk mendukung langkah tersebut, kesiapan logistik menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan,” ujar Kenny dalam keterangan perusahaan, 15 Oktober 2026.

INTERPACK Jangkau Lebih dari 220 Destinasi Internasional

Lion Parcel mengandalkan INTERPACK untuk melayani pengiriman dari Indonesia ke berbagai negara. Perusahaan menyebut layanan tersebut kini menjangkau lebih dari 220 destinasi internasional, dengan ongkos kirim mulai Rp37.500.

Jangkauan tersebut memberikan pilihan pengiriman lintas negara bagi individu maupun pelaku usaha.

Bagi perusahaan yang menjalankan perdagangan internasional, layanan pengiriman menjadi bagian dari proses distribusi produk, mulai dari penanganan barang hingga pengantaran ke negara tujuan.

Meski demikian, cakupan destinasi tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh jenis barang dapat dikirim ke setiap negara dengan ketentuan yang sama.

Pelaku usaha tetap perlu memperhatikan negara tujuan, jenis komoditas, dokumen ekspor, serta persyaratan kepabeanan yang berlaku.

Lion Parcel menyatakan pengembangan INTERPACK merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas pengiriman internasional.

Perusahaan belum merinci dalam materi yang disampaikan mengenai pembagian destinasi berdasarkan kawasan, waktu pengiriman untuk masing-masing negara, maupun rincian layanan tambahan untuk setiap rute.

Solusi B2B Sasar Kebutuhan Logistik Perusahaan

Selain INTERPACK, Lion Parcel menawarkan solusi B2B untuk perusahaan dengan kebutuhan pengiriman dan skala operasional yang beragam.

Layanan ini mencakup sejumlah dukungan operasional yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola proses distribusi.

Salah satu fasilitasnya adalah dedicated person in charge (PIC), yakni petugas khusus yang membantu mitra memantau pengiriman dan menangani koordinasi layanan.

Lion Parcel juga menawarkan integrasi application programming interface (API), layanan penjemputan paket gratis, serta tarif pengiriman khusus bagi mitra bisnis sesuai ketentuan layanan.

Integrasi API memungkinkan sistem perusahaan terhubung dengan sistem logistik sehingga pertukaran data pengiriman dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Bagi bisnis yang menangani banyak pesanan, konektivitas semacam ini dapat mendukung proses pencatatan, pemantauan status paket, dan pengelolaan operasional tanpa harus mengandalkan input data secara terpisah untuk setiap transaksi.

Sementara itu, layanan penjemputan paket membantu perusahaan mengatur proses pengiriman dari lokasi operasionalnya.

Dukungan PIC dan tarif khusus menjadi bagian dari penawaran yang dapat dipertimbangkan perusahaan sesuai volume serta pola pengiriman yang dibutuhkan.

Lion Parcel memperkenalkan solusi tersebut dalam TEI 2026 untuk membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha.

Ajang perdagangan internasional ini menjadi ruang bagi perusahaan untuk bertemu calon mitra, memahami kebutuhan distribusi, dan menjajaki dukungan logistik bagi aktivitas perdagangan lintas negara.

Namun, efektivitas layanan bagi masing-masing perusahaan tetap bergantung pada kebutuhan operasional, rute pengiriman, integrasi sistem yang diperlukan, dan ketentuan kerja sama yang disepakati.

Kantor Malaysia Perkuat Jaringan Regional Lion Parcel

Pengembangan layanan internasional Lion Parcel juga mencakup pembukaan kantor internasional pertamanya di Subang Jaya, Malaysia, pada September 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat konektivitas logistik lintas negara dan menjajaki peluang kolaborasi di pasar regional.

Menurut keterangan Lion Parcel, pengembangan jaringan di Malaysia didukung ekosistem Lion Group, termasuk konektivitas penerbangan Batik Air Malaysia dan keberadaan Cargo Terminal Operator (CTO) di KLIA Cargo Village, Malaysia.

Ekosistem ini berkaitan dengan kebutuhan transportasi udara dan penanganan kargo dalam rantai logistik internasional.

Transportasi udara memiliki peran dalam pengiriman lintas negara yang membutuhkan konektivitas antarpasar. Sementara itu, fasilitas penanganan kargo mendukung proses pengelolaan barang di lingkungan logistik bandara.

Meski begitu, keterangan perusahaan belum merinci kapasitas kargo yang tersedia, rute yang dilayani melalui jaringan tersebut, maupun dampak operasional yang telah dihasilkan sejak kantor Malaysia dibuka.

Kehadiran kantor di Malaysia juga perlu dibedakan dari perluasan layanan pengiriman ke negara lain. Pembukaan kantor menunjukkan pengembangan kehadiran perusahaan di pasar regional, sedangkan cakupan pengiriman tetap mengikuti jaringan dan ketentuan layanan yang berlaku.

TEI 2026 Jadi Ajang Penjajakan Kolaborasi

Dalam partisipasinya di TEI 2026, Lion Parcel ingin memperkenalkan layanan internasional sekaligus solusi B2B kepada pelaku usaha yang membutuhkan dukungan distribusi.

Perusahaan juga membuka ruang diskusi untuk memahami kebutuhan logistik calon mitra, termasuk perusahaan yang ingin mengembangkan aktivitas perdagangan ke luar negeri.

Kenny Kwanto mengatakan Lion Parcel akan terus mengembangkan kapabilitas dan menjajaki kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan bisnis.

Menurutnya, perluasan konektivitas internasional perlu berjalan seiring dengan kebutuhan pelaku usaha yang ingin menjangkau pasar lebih luas.

Bagi bisnis Indonesia, pilihan logistik lintas negara tidak hanya berkaitan dengan biaya pengiriman.

Konektivitas sistem, pemantauan paket, pengelolaan dokumen, dan kepastian proses distribusi juga menjadi bagian dari kebutuhan operasional perdagangan internasional.

Lion Parcel menempatkan INTERPACK, solusi B2B, dan pengembangan jaringan Malaysia sebagai bagian dari upaya memperluas layanan tersebut.

Perusahaan belum mengumumkan target pertumbuhan bisnis internasional atau rencana pembukaan kantor tambahan dalam keterangan yang disampaikan pada TEI 2026.

Pengembangan selanjutnya akan bergantung pada langkah perusahaan dalam memperluas konektivitas serta membangun kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga: Layani E-commerce, Jasa Kurir Ini Ubah Model Bisnis

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU