Selular.ID -

Harga Samsung Galaxy S26 Meledak, Ultra 1TB Tembus Rp33 Juta

BACA JUGA

Selular.ID – Samsung menaikkan harga hampir seluruh lini Galaxy S26 di tengah lonjakan biaya chip memori akibat booming kecerdasan buatan (AI) dan pembangunan data center.

Kenaikan mencapai US$100 hingga US$200, membuat Galaxy S26 Ultra 1TB kini menyentuh US$2.000 atau sekitar Rp33 jutaan.

Kenaikan harga tersebut berlaku untuk Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Ketiganya kini dibanderol mulai US$1.000, US$1.200, dan US$1.400.

Kenaikan paling terasa terjadi pada Samsung Galaxy S26 Ultra 1TB. Varian penyimpanan tertinggi tersebut naik US$200 menjadi US$2.000.

Kelangkaan Memori Mulai Menghantam Harga Smartphone

Kenaikan harga Galaxy S26 tidak terjadi tanpa sebab. Industri elektronik konsumen tengah menghadapi kelangkaan chip memori yang mendorong kenaikan biaya produksi smartphone, laptop hingga konsol game.

Ledakan investasi AI menjadi salah satu pemicunya. Pembangunan data center AI dalam skala besar menyerap pasokan komponen memori dalam jumlah besar, sehingga meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan dan harga komponen.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Samsung akhirnya meneruskan sebagian tekanan biaya tersebut kepada konsumen melalui kenaikan harga Galaxy S26.

Baca juga:

Menariknya, Galaxy S26 dan S26+ sebenarnya sudah mengalami kenaikan US$100 dibandingkan generasi Galaxy S25 ketika mulai dipasarkan pada Maret 2026.

S26 Ultra sebelumnya menjadi pengecualian karena Samsung mempertahankan harga awal US$1.300.

Kenaikan menjadi US$1.400 sekaligus menjadi kenaikan pertama harga awal lini Ultra sejak awal 2024.

Bukan Cuma Samsung, Harga iPhone dan Pixel Ikut Naik

Tekanan harga tidak hanya menghantam Samsung. Apple sebelumnya meluncurkan iPhone 18 Pro Series dengan harga lebih tinggi sekaligus menaikkan harga sejumlah perangkat generasi lama, termasuk iPhone 17 dan iPhone Air.

Google juga melakukan langkah serupa. Seri Pixel 11 dipasarkan dengan banderol lebih tinggi dibandingkan generasi pendahulunya.

Kondisi tersebut menunjukkan kenaikan harga smartphone flagship mulai menjadi tren industri, bukan sekadar strategi satu produsen.

Samsung sendiri belum menaikkan harga Galaxy S26 FE. Smartphone yang diluncurkan Agustus 2026 tersebut masih dijual mulai US$700, meski sejak awal sudah US$50 lebih mahal dibandingkan pendahulunya.

Galaxy Z Fold 8 Justru Lebih Murah dari iPhone Duo

Menariknya, kenaikan terbaru juga belum menyentuh jajaran smartphone lipat Samsung, yakni Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8.

Galaxy Z Fold 8 masih dibanderol US$1.900. Harga tersebut bahkan membuat smartphone lipat Samsung itu untuk sementara lebih murah dibandingkan iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple yang mulai tersedia 23 Oktober 2026 dengan harga US$1.999.

Kenaikan harga Galaxy S26 menjadi sinyal bahwa perebutan komponen untuk kebutuhan AI mulai memberikan dampak langsung terhadap kantong konsumen.

Jika kelangkaan chip memori terus berlanjut, tekanan harga bukan tidak mungkin semakin terasa pada smartphone yang diluncurkan berikutnya, termasuk perangkat kelas menengah dan entry-level.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU