Selular.ID -

Bidwin Pasang Target Transaksi 10.000 Unit di 2027

BACA JUGA

Selular.ID – PT JBA Indonesia menetapkan target ambisius untuk mentransaksikan hingga 10.000 unit perangkat elektronik melalui platform lelang khusus bidwin sepanjang tahun 2027.

Target pertumbuhan ini disampaikan langsung Deny Gunawan, Chief Operating Officer JBA Indonesia, dikatakan Deny, ekspansi ini didorong keberhasilan perusahaan membangun ekosistem lelang otomotif sejak 2011 yang telah mencatatkan lebih dari 1 juta kendaraan dari 40 titik layanan di seluruh Indonesia.

“Berbekal pengalaman panjang serta basis data lebih dari 90.000 peserta lelang aktif, JBA mengadaptasi sistem manajemen risiko dan transparansi serupa ke dalam sektor perangkat elektronik sekunder melalui merek terdedikasi bidwin,”ujar Deny, di Jakarta, (29/10/26).

Deny menegaskan bahwa aspek kepercayaan (trust) dan transparansi informasi spesifikasi produk menjadi pilar utama perlindungan konsumen.

“Setiap unit perangkat, baik ponsel, laptop, maupun komputer kantor, dideskripsikan secara rinci agar pembeli dapat menawar sesuai nilai wajar pasar.”kata Deny, menegaskan.

Guna menjamin kenyamanan bertransaksi, platform ini memberlakukan skema pengembalian dana (buyback) apabila barang yang diterima terbukti tidak sesuai dengan deskripsi fisik maupun fungsional yang diumumkan.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Mengenai jaminan keamanan transaksi lelang berbasis waktu (timed auction), Bidwin menerapkan sistem deposit dana bagi peserta.

Saldo deposit tersebut dijamin kembali 100 persen tanpa potongan apa pun apabila peserta tidak memenangkan penawaran barang.

Mekanisme penawaran harga yang meningkat secara bertahap (ascending auction) ini dinilai memberikan kepastian hukum dan transparansi harga pasar sekunder yang lebih baik dibandingkan transaksi peer-to-peer di media sosial.

Terkait jenis dan kualifikasi barang yang diterima, platform ini membuka kesempatan luas bagi pemilik aset baik dari kategori perorangan maupun korporasi.

Kategori perangkat yang ditampung mencakup berbagai kelas, mulai dari perangkat lini dasar (entry-level) hingga kelas atas (flagship).

Termasuk inventaris kantor maupun perangkat elektronik yang sudah tidak dipasarkan secara resmi.

Perusahaan tidak membatasi spesifikasi usia perangkat, asalkan melalui proses kurasi kelayakan lelang yang ditetapkan.

Untuk penanganan mitra penjual, perusahaan memberlakukan standar operasional yang fleksibel antara penitip perorangan dan korporasi.

Penitip skala korporasi dengan volume aset dalam jumlah besar dapat memanfaatkan layanan penjemputan barang (pick-up service) langsung ke Lokasi.

Sementara penitip perorangan dapat menyerahkan unit secara langsung ke pusat logistik terdekat.

Selain memperkuat infrastruktur berbasis situs web, roadmap pengembangan teknologi bidwin ke depan mencakup peluncuran aplikasi seluler khusus untuk mempermudah aksesibilitas peserta lelang.

Baca Juga:Pengamat: Harga Terjangkau Kunci Gairahkan Industri di Lelang 2,6 GHz

Optimalisasi kanal digital ini diharapkan mampu memperluas penetrasi pasar sekunder perangkat teknologi serta memberikan standar acuan harga transparan bagi industri elektronik di Indonesia.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU