Selular.ID -

Bidwin Siap Ramaikan Pasar Lelang Elektronik Bekas di Indonesia

BACA JUGA

Selular.ID – PT JBA Indonesia sebagai platform balai Lelang di Indonesia, resmi memperkenalkan bidwin sebagai merek khusus lelang perangkat elektronik pada ajang Indocomtech 2026.

Langkah ini menandai ekspansi strategis balai lelang kendaraan tersebut untuk memperkuat pijakannya di pasar lelang gawai dan peralatan kantor.

Kazuhiro Shioyama, Chief Executive Officer JBA Indonesia, menjelaskan Layanan lelang elektronik ini sebenarnya telah beroperasi sejak Mei 2025 melalui microsite khusus, sebelum akhirnya resmi dipisahkan menjadi identitas merek yang mandiri.

Peluncuran ini merespons pertumbuhan pesat transaksi lelang digital di Indonesia yang menuntut spesialisasi kategori barang.

Melalui Bidwin, JBA mengisolasi ekosistem lelang elektronik agar calon pembeli dan pemilik aset mendapatkan skema transaksi yang lebih fokus.

“Seluruh mekanisme lelang bidwin dijalankan secara daring penuh memanfaatkan sistem lelang berbasis waktu (timed auction) yang digelar secara berkala setiap hari Kamis mulai pukul 12.00 hingga 20.00 WIB lewat situs bidwin.co.id,”ujar Kazuhiro, di Jakarta, (29/10/26).

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Bahwa pembentukan merek terpisah ini bertujuan memberikan pengalaman yang sesuai dengan karakteristik pasar elektronik tanpa mengorbankan rekam jejak kepercayaan yang telah dibangun JBA.

Bidwin Siap Ramaikan Pasar Lelang Elektronik Bekas di Indonesia
Bidwin Siap Ramaikan Pasar Lelang Elektronik Bekas di Indonesia

Integrasi sistem digital dan rekam jejak operasional JBA menjadi fondasi utama dalam menjamin keamanan transaksi unit gawai bagi para pengguna.

Sejak awal tahun hingga Oktober 2026, layanan lelang elektronik JBA telah melelang lebih dari 3.000 unit perangkat yang mencakup telepon seluler, laptop, komputer, hingga perangkat penunjang kantor.

Aktivitas lelang tersebut mencatatkan tingkat penjualan rata-rata (sold ratio) melebihi 55 persen setiap bulannya.

Selain itu, basis pengguna terdaftar di platform bidwin telah menembus angka 5.000 peserta lelang.

Deny Gunawan, Chief Operating Officer JBA Indonesia, menegaskan Ekosistem lelang elektronik memerlukan pendekatan khusus mengingat fleksibilitas harga serta tingginya variasi kondisi barang terpakai di pasar gawai.

“Bidwin dirancang berdasarkan empat pilar utama, yaitu kepercayaan, perluasan akses pasar, efisiensi operasional, serta nilai tambah bagi pengguna,”ujar Denny.

Pembaruan model bisnis ini ditujukan untuk merangkul keterlibatan aktif seluruh pelaku rantai pasok elektronik, mulai dari pemilik aset individu, distributor resmi, peritel, hingga mitra bisnis industri lelang.

Kehadiran bidwin di pameran Indocomtech 2026 turut memperluas jangkauan interaksi langsung dengan konsumen.

Di stan pameran, pengunjung dapat melakukan transaksi lelang ratusan unit gawai secara daring maupun luring.

Selain itu, bidwin menyediakan fasilitas pengecekan nilai estimasi harga perangkat bekas dan layanan konsultasi bagi pengunjung yang berminat menitipkan barang elektronik milik mereka untuk dilelang secara resmi.

Pengembangan lini bisnis ini menunjukkan transformasi balai lelang konvensional ke platform lelang digital teregulasi yang mampu menangani komoditas bernilai tinggi dengan siklus pergantian cepat.

Dukungan infrastruktur teknologi dari JBA Indonesia memberikan kepastian hukum dan transparansi penawaran, yang menjadi faktor krusial dalam perdagangan barang elektronik bekas bergaransi lelang.

Ke depan, bidwin memproyeksikan konsolidasi ekosistem lelang elektronik dengan menambah jangkauan kemitraan bersama distributor dan korporasi yang membutuhkan saluran penyaluran aset inventaris kantor secara transparan.

Baca Juga:Didukung 15 Warehouse, Blibli Pastikan Layanan Normal Selama Libur Lebaran

Kehadiran platform terdedikasi ini diharapkan mampu mendorong standardisasi harga pasar sekunder untuk produk-produk teknologi di Indonesia.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU