Selular.ID – Cara mengembalikan foto yang terhapus permanen di HP dapat dilakukan dengan memeriksa folder Recently Deleted atau Trash, layanan cloud, backup, hingga aplikasi pemulihan data.
Namun, foto yang benar-benar sudah dihapus dari penyimpanan dan tidak memiliki salinan cadangan belum tentu bisa dikembalikan.
Karena itu, semakin cepat melakukan pemeriksaan dan pemulihan, semakin baik peluang menemukan kembali foto yang hilang.
Foto di HP bisa terhapus karena berbagai alasan, mulai dari salah menekan tombol hapus, membersihkan galeri, melakukan reset pabrik, kerusakan kartu SD, hingga masalah sinkronisasi layanan cloud.
Dalam beberapa kasus, foto sebenarnya belum langsung hilang karena masih berada di folder sampah atau layanan backup.
Sementara itu, jika foto sudah dihapus secara permanen dari Trash atau Recently Deleted dan tidak tersedia dalam backup lain, proses pemulihan menjadi jauh lebih sulit.
Pengguna juga sebaiknya tidak terus menggunakan perangkat secara intensif setelah kehilangan data, terutama jika ingin mencoba pemulihan dari media penyimpanan.
Apakah Foto yang Terhapus Permanen Masih Bisa Dikembalikan?
Jawabannya tergantung kondisi foto dan tempat penyimpanannya.
Jika foto masih berada di folder Trash atau Recently Deleted, proses pengembaliannya biasanya sederhana. Pengguna cukup memilih foto dan menekan tombol Restore atau Recover.
Peluang lain tersedia jika foto pernah dicadangkan ke Google Photos, iCloud, Google Drive, Samsung Cloud, layanan cloud lain, komputer, atau media penyimpanan eksternal.
Berbeda halnya jika foto sudah dihapus secara permanen. Pada perangkat modern, mekanisme penyimpanan, enkripsi, dan pengelolaan data dapat membuat pemulihan langsung dari memori internal menjadi sangat terbatas.
Aplikasi recovery juga tidak menjamin seluruh foto dapat ditemukan kembali.
Karena itu, istilah “terhapus permanen” perlu dibedakan dari foto yang hanya hilang dari tampilan galeri.
10 Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus di HP
Sebelum menggunakan aplikasi pemulihan data, coba metode berikut dari yang paling sederhana.
1. Cek Folder Sampah di Galeri HP
Banyak aplikasi galeri pada HP Android menyediakan folder Sampah, Trash, atau Recently Deleted. Foto yang dihapus dapat disimpan sementara di folder tersebut sebelum dihapus secara permanen.
Nama menu dan lama penyimpanan berbeda-beda berdasarkan merek serta versi perangkat.
Cara mengeceknya:
- Buka aplikasi Galeri.
- Cari menu Album, Menu, atau ikon tiga titik.
- Pilih Sampah, Trash, atau Recently Deleted.
- Cari foto yang ingin dikembalikan.
- Pilih foto tersebut.
- Ketuk Restore, Pulihkan, atau opsi dengan fungsi serupa.
Jika foto masih berada di folder ini, pengguna tidak membutuhkan aplikasi recovery tambahan.
2. Pulihkan Foto dari Google Photos
Jika fitur backup Google Photos pernah aktif, foto yang hilang dari galeri masih mungkin tersedia di akun Google.
Google Photos juga memiliki folder Trash untuk foto yang dihapus. Lama penyimpanan di Trash dapat berbeda sesuai status backup dan jenis penghapusan. Google menjelaskan bahwa foto yang dicadangkan umumnya berada di Trash selama 60 hari, sedangkan foto tertentu yang tidak dicadangkan dapat memiliki periode berbeda.
Untuk memeriksanya:
- Buka Google Photos.
- Ketuk Collections atau Koleksi.
- Pilih Trash atau Sampah.
- Cari foto yang ingin dikembalikan.
- Pilih foto.
- Ketuk Restore.
Jika foto sudah dihapus permanen dari Trash atau tidak pernah dicadangkan, Google Photos tidak menyediakan opsi untuk mengembalikannya.
3. Cek Recently Deleted di iPhone
Pengguna iPhone dapat memeriksa album Recently Deleted pada aplikasi Photos.
Langkahnya:
- Buka aplikasi Photos.
- Pilih Collections.
- Cari bagian Recently Deleted.
- Ketuk album tersebut.
- Lakukan autentikasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kode perangkat jika diminta.
- Pilih foto yang ingin dikembalikan.
- Ketuk Recover.
Apple menyediakan periode penyimpanan sementara untuk foto yang dihapus sebelum foto tersebut dihapus secara permanen. Jika foto sudah tidak tersedia di Recently Deleted, periksa apakah terdapat salinan di iCloud Photos atau backup lain.
4. Cari Backup di Google Drive
Google Drive dapat menjadi tempat penyimpanan foto jika sebelumnya pengguna mengunggah foto secara manual atau mencadangkannya melalui layanan tertentu.
Untuk memeriksanya:
- Buka aplikasi Google Drive.
- Login menggunakan akun Google yang biasa digunakan.
- Periksa folder dan file yang tersimpan.
- Gunakan fitur pencarian dengan memasukkan nama atau format file jika diperlukan.
- Jika menemukan foto, buka file tersebut.
- Pilih opsi Download untuk menyimpannya kembali ke perangkat.
Google Drive berbeda dengan Google Photos. Foto yang pernah dicadangkan ke Google Photos tidak otomatis berarti tersedia sebagai file terpisah di Google Drive.
5. Periksa File Manager
Foto yang dianggap hilang dari galeri terkadang masih berada di penyimpanan perangkat. Hal ini dapat terjadi jika file dipindahkan ke folder lain atau aplikasi galeri tidak menampilkannya.
Coba periksa folder seperti:
- DCIM/Camera
- Pictures
- Screenshots
- Download
- Folder media aplikasi tertentu
Caranya:
- Buka aplikasi File Manager atau Files.
- Masuk ke penyimpanan internal.
- Periksa folder DCIM, Pictures, dan folder lain yang relevan.
- Gunakan fitur pencarian berdasarkan format seperti JPG, JPEG, PNG, atau HEIC.
- Jika foto ditemukan, pindahkan ke folder yang mudah diakses aplikasi galeri.
Pada beberapa perangkat, pengguna juga dapat mengaktifkan opsi untuk menampilkan file tersembunyi.
6. Periksa Samsung Cloud dan Backup Samsung
Pengguna Samsung dapat memeriksa layanan dan menu backup Samsung yang aktif pada perangkat. Ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan model, versi One UI, wilayah, serta jenis data yang didukung.
Buka:
Settings > Accounts and backup
Kemudian periksa opsi backup dan pemulihan data yang tersedia pada perangkat.
Jika sebelumnya terdapat backup yang berisi foto atau data terkait, ikuti instruksi pemulihan yang tersedia.
Jangan berasumsi bahwa semua foto di Galeri otomatis tersimpan di Samsung Cloud. Dukungan sinkronisasi dan jenis data yang dicadangkan dapat berubah mengikuti kebijakan serta layanan Samsung.
7. Periksa Xiaomi Cloud atau Backup Perangkat Xiaomi
Pada perangkat Xiaomi, pengguna dapat memeriksa apakah foto pernah disinkronkan menggunakan layanan cloud atau sistem backup Xiaomi.
Menu yang tersedia dapat berbeda berdasarkan model, HyperOS/MIUI, wilayah, dan versi layanan.
Periksa:
Settings > Xiaomi Account
Kemudian cari opsi cloud atau backup yang tersedia.
Jika foto pernah disinkronkan dan masih tersedia di cloud, pengguna dapat mengikuti prosedur pemulihan yang disediakan Xiaomi.
Untuk foto yang sudah dihapus dari cloud dan tidak memiliki backup lain, layanan cloud tersebut tidak dapat menjadi sumber pemulihan.
8. Gunakan Aplikasi Recovery seperti DiskDigger
Jika foto tidak ditemukan melalui folder sampah maupun backup, pengguna Android dapat mempertimbangkan aplikasi pemulihan data seperti DiskDigger Photo Recovery.
Aplikasi recovery bekerja dengan memindai media penyimpanan untuk mencari data atau jejak file yang masih dapat diakses. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada perangkat, lokasi penyimpanan, sistem file, hak akses, serta apakah ruang penyimpanan sudah digunakan kembali.
Pada perangkat tertentu, fitur pemindaian yang lebih mendalam dapat membutuhkan akses root.
Langkah umumnya:
- Instal aplikasi recovery dari sumber resmi.
- Buka aplikasi.
- Berikan izin yang memang diperlukan.
- Jalankan pemindaian yang tersedia.
- Periksa foto yang berhasil ditemukan.
- Simpan hasil pemulihan ke lokasi lain jika memungkinkan.
Penting: jangan menyimpan hasil recovery ke lokasi penyimpanan yang sama jika terdapat pilihan lain. Menulis data baru ke media yang sedang dipulihkan dapat meningkatkan risiko menimpa data yang ingin ditemukan.
Rooting juga memiliki risiko keamanan dan operasional sehingga tidak disarankan dilakukan hanya berdasarkan panduan singkat untuk memulihkan satu foto.
9. Gunakan Software Recovery di Laptop atau PC
Jika pemulihan melalui HP tidak berhasil, software recovery di komputer dapat menjadi alternatif, terutama jika data tersimpan pada media yang dapat dilepas seperti kartu SD.
Salah satu software yang tersedia di pasaran adalah Wondershare Dr.Fone, yang menawarkan berbagai fitur pemulihan data. Software recovery lain juga tersedia dari sejumlah penyedia.
Proses umumnya meliputi:
- Instal software recovery dari situs resmi pengembang.
- Hubungkan perangkat atau media penyimpanan yang didukung.
- Pilih fitur Data Recovery jika tersedia.
- Jalankan pemindaian.
- Periksa file yang ditemukan.
- Simpan hasil pemulihan ke lokasi penyimpanan lain.
Kemampuan software untuk mengakses penyimpanan internal HP berbeda-beda. Pada smartphone modern, enkripsi dan pembatasan akses sistem operasi dapat membuat pemindaian penyimpanan internal jauh lebih terbatas dibandingkan kartu SD.
10. Coba EaseUS MobiSaver atau Layanan Recovery Sejenis
Alternatif lain adalah software pemulihan data seperti EaseUS MobiSaver. Seperti aplikasi recovery lainnya, software tersebut dapat digunakan untuk mencari file yang masih dapat diakses pada perangkat atau media penyimpanan yang kompatibel.
Langkah umumnya:
- Instal EaseUS MobiSaver dari sumber resmi.
- Hubungkan perangkat atau media penyimpanan yang didukung.
- Jalankan proses pemindaian.
- Tunggu sampai proses selesai.
- Periksa file yang berhasil ditemukan.
- Pilih foto yang ingin dipulihkan.
- Simpan hasil recovery ke media penyimpanan lain.
Tidak ada software recovery yang dapat menjamin semua foto yang sudah dihapus permanen akan kembali. Sebelum membeli lisensi, periksa terlebih dahulu apakah versi uji coba dapat menemukan file yang dicari.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Foto Terhapus?
Jika baru saja menghapus foto penting, kurangi penggunaan HP terlebih dahulu. Hindari mengambil banyak foto baru, merekam video, mengunduh file berukuran besar, atau memasang banyak aplikasi.
Langkah pertama tetap memeriksa Trash atau Recently Deleted. Setelah itu, cek seluruh layanan cloud dan backup yang pernah digunakan.
Jika foto berada di kartu SD, segera hentikan penggunaan kartu tersebut dan jangan menyimpan file baru ke dalamnya. Untuk data yang sangat penting, pertimbangkan menggunakan jasa pemulihan data profesional daripada mencoba banyak metode secara berulang.
Cara Mencegah Foto Terhapus Permanen
Pencegahan tetap menjadi cara paling aman untuk menjaga foto penting. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Aktifkan backup otomatis Google Photos pada Android atau layanan cloud yang sesuai.
- Aktifkan iCloud Photos dan backup perangkat pada iPhone sesuai kebutuhan.
- Pastikan backup benar-benar selesai sebelum menghapus foto dari perangkat.
- Simpan salinan foto penting di komputer atau media penyimpanan eksternal.
- Jangan mengandalkan satu lokasi penyimpanan untuk foto yang sangat penting.
- Periksa folder Trash sebelum mengosongkannya secara permanen.
- Hindari memasang aplikasi recovery secara sembarangan karena aplikasi yang tidak tepercaya dapat membawa risiko keamanan.
Pada akhirnya, tidak semua foto yang sudah terhapus permanen dapat dipulihkan. Folder sampah, cloud, dan backup merupakan sumber pemulihan yang perlu diperiksa terlebih dahulu.
Jika tidak ada salinan dan data pada penyimpanan sudah tidak dapat diakses, aplikasi recovery hanya menjadi opsi percobaan dan hasilnya tidak dapat dijamin.


