Selular.ID – PT FiberHome Technologies Indonesia resmi memperkenalkan rangkaian solusi akses internet ultra-efisien dan infrastruktur digital berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam ajang Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC),
Langkah ini diambil penyedia solusi telekomunikasi tersebut untuk menjawab tantangan industri terkait lonjakan trafik data.
Serta kebutuhan penekanan biaya operasional bagi operator seluler dan penyedia layanan internet (ISP) di Indonesia.
Jason Lin, CEO PT FiberHome Technologies Indonesia, mengatakan Inovasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan daya listrik.
Memangkas proses pemeliharaan jaringan, serta meningkatkan kapasitas bandwidth tanpa harus merombak total jaringan fisik yang sudah terpasang.
Bahwa lonjakan aplikasi kecerdasan buatan, komputasi awan (cloud computing), dan layanan real-time menuntut pelaku industri telekomunikasi untuk memiliki jaringan yang lebih adaptif.
“Penambahan kapasitas jaringan saja tidak lagi cukup tanpa diimbangi oleh otomatisasi pengelolaan berbasis AI yang efisien,”ujar Jason.
Optimalisasi Akses Broadband dan Integrasi AI dalam Pengelolaan Jaringan
Melalui arsitektur Ultra-Efficiency Internet Access, FiberHome menyediakan teknologi penyokong untuk berbagai skenario penyebaran jaringan broadband.
Solusi ini mencakup implementasi Fiber-to-the-Home (FTTH), Fiber-to-the-Room (FTTR), hingga konektivitas khusus untuk area perkantoran, kawasan industri, dan proyek kota cerdas (smart city).
Penerapan arsitektur ini membantu operator menekan konsumsi energi pada perangkat transmisi sekaligus mempercepat alokasi layanan baru ke konsumen akhir.
Pada sektor manajemen jaringan, konsep AI-Powered Digital Infrastructure mengintegrasikan pemrosesan kecerdasan buatan ke dalam siklus Operasi dan Pemeliharaan (O&M).
Algoritma AI bekerja memantau arus trafik secara real-time, melakukan analisis prediktif terhadap potensi gangguan.
Serta mengotomatiskan proses penyelesaian masalah (troubleshooting). Integrasi ini juga mengatur penggunaan daya secara dinamis sesuai dengan tingkat kepadatan trafik bulanan maupun harian, sehingga mampu mengurangi masa durasi gangguan (downtime).
Portfolio Solusi Infrastruktur Digital dari Akses Hingga Data Center
Selain platform akses broadband, FiberHome turut menampilkan portofolio infrastruktur digital yang mencakup segmen Next Generation Optical Broadband Access, Best TCO Metro-ON Solution, teknologi kabel serat optik,
Green Digital Infrastructure, hingga solusi kabel bawah laut (Innovation Submarine Solutions).
Perusahaan juga menghadirkan arsitektur 5G+AI Solution serta infrastruktur pusat data yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja pemrosesan AI (AI-Driven Data Center Infrastructure).
Penyedia infrastruktur ini menargetkan ekosistem jaringan yang lebih ramah lingkungan (green network) dengan menekan total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership/TCO) bagi para pengembang jaringan.
Pendekatan tersebut menjadi strategi FiberHome dalam menggaet kemitraan dengan penyedia jasa telekomunikasi nasional, pemerintah, dan sektor enterprise yang sedang memodernisasi pusat data mereka.
Jason Lin menegaskan bahwa transformasi digital nasional memerlukan kolaborasi erat antar pemangku kepentingan untuk menciptakan infrastruktur konektivitas yang berkelanjutan.
Baca Juga:Surge dan FiberHome Rilis Jaringan 5G FWA 1,4 GHz
Implementasi teknologi hemat energi dan pengelolaan otomatis diperkirakan menjadi standar baru dalam pembangunan jaringan telekomunikasi di Indonesia guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital.


