Selular.ID -

Tembus 235 Juta Pengguna Internet, APJII Soroti Pentingnya Penguatan Ekosistem Digital

BACA JUGA

Selular.ID – Berdasarkan data Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Internet (APJII) 2026, tingkat penetrasi internet Indonesia telah mencapai 81,72 persen atau mencakup sekitar 235 juta pengguna, yang memicu tingginya kebutuhan akan infrastruktur serta kolaborasi lintas sektor.

APJII menggelar APJII Golf Tournament 2026 di Sentul Highlands Golf Club, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (03/10/2026).

Mengusung tema Drive to Connect, Accelerating Indonesia’s Digital Horizon, ajang tahunan ini mempertemukan 144 pelaku industri telekomunikasi, internet, dan teknologi digital nasional untuk mempererat jejaring kerja serta mendorong percepatan ekosistem digital Indonesia.

Penyelenggaraan turnamen ini menjadi momentum penting di tengah melonjaknya angka penetrasi internet di Tanah Air.

Muhammad Arif Angga, Ketua Umum APJII menegaskan bahwa pertumbuhan jumlah pengguna internet harus diimbangi dengan penguatan ekosistem digital secara menyeluruh.

Keterlibatan aktif dari regulator, penyedia jasa internet, hingga asosiasi industri menjadi kunci utama agar ekspansi konektivitas membawa dampak ekonomi secara optimal.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

“Semakin banyak masyarakat Indonesia yang terhubung ke internet, semakin penting pula kita membangun ekosistem digital yang kuat. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi untuk memastikan pertumbuhan konektivitas dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Indonesia,” ujar Muhammad Arif Angga.

Tingginya Antusiasme dan Konsep Pendekatan Networking
Ajang olahraga ini mencatatkan partisipasi penuh dari seluruh pemangku kepentingan digital Tanah Air.

Seluruh alokasi tiket peserta dilaporkan habis terjual (sold out) hanya dalam waktu tiga minggu sejak pendaftaran resmi dibuka, menunjukkan solidnya kebersamaan antarorganisasi di dalam ekosistem telekomunikasi nasional.

Victor Irianto, Ketua Tim Kerja APJII Golf Tournament 2026, menjelaskan bahwa konsep Drive to Connect memfokuskan pertemuan pada penguatan hubungan antarpersonal dan penjalinan komunikasi bisnis yang lebih luwes.

Pertemuan di luar forum formal dinilai efektif dalam memicu pertukaran ide strategis antarperusahaan telekomunikasi.

Dikatakan Victor connect bukan hanya mengenai koneksi internet, tetapi juga connecting people, connecting ideas, connecting businesses, dan connecting opportunities.

“Melalui APJII Golf Tournament, kami ingin menciptakan ruang yang lebih santai bagi teman-teman di industri untuk bertemu, berdiskusi dan bertukar ide, serta membuka peluang kolaborasi baru,” ungkap Victor Irianto.

Victor menambahkan bahwa keterlibatan 144 peserta dari berbagai perusahaan penyedia jasa internet (ISP) dan teknologi ini mencerminkan tingginya komitmen kebersamaan industri dalam merespons dinamika pasar yang kian kompleks.

Dukungan Industri dan Arah Perkembangan Ekosistem Digital
Selain menjadi wadah sinergi dan perumusan gagasan strategis, APJII Golf Tournament 2026 turut memperebutkan total hadiah senilai Rp300 juta bagi para pemenang turnamen.

Sesi kompetisi ini dirancang untuk membangun keakraban sekaligus mengapresiasi keikutsertaan para pimpinan perusahaan teknologi nasional.

Pertumbuhan penetrasi internet hingga 235 juta pengguna menuntut kesiapan kapasitas jaringan, pemerataan akses broadband, serta penguatan keamanan siber di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui forum interaktif seperti turnamen golf ini, para penyedia jasa internet diharapkan dapat merumuskan langkah kolaboratif dalam memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kualitas bandwidth bagi masyarakat.

Inisiatif konsolidasi industri yang diprakarsai APJII ini diperkirakan terus berlanjut guna mendukung target transformasi digital nasional.

Baca Juga:Dobrak Mental ‘Silo’! APJII Desak Kolaborasi Antar-Kementerian Demi Percepatan Ekonomi Digital

Komunikasi informal yang terbangun di lapangan diharapkan segera bertransformasi menjadi kerja sama konkret antarpenyelenggara jasa telekomunikasi dalam memperkuat keandalan infrastruktur internet Indonesia.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU