Selular.ID – Samsung memperkenalkan teknologi layar terbaru bernama Flex Titanium untuk perangkat foldable Galaxy generasi berikutnya, di Jakarta, pada 15 Juli 2026.
Teknologi ini dikembangkan berdasarkan tujuh generasi inovasi dan pengalaman rekayasa foldable Samsung, dengan tujuan menyempurnakan struktur dan material layar lipat agar menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif.
Meningkatkan daya tahan layar, sekaligus mengurangi tampilan garis lipatan yang selama ini menjadi tantangan utama perangkat foldable.
Sunghoon Moon, EVP dan Senior Executive Mobile R&D Office – H/W Samsung Electronics, menjelaskan bahwa keunggulan Samsung di kategori foldable terletak pada kemampuan memahami kebutuhan pengguna dan menerjemahkannya menjadi inovasi teknologi yang memberikan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari.
Ia menyebut generasi foldable Galaxy berikutnya akan menggabungkan pengalaman dan keahlian yang telah dibangun Samsung selama bertahun-tahun untuk menghadirkan inovasi layar yang meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk dari sisi kualitas menonton.
“Flex Titanium mengintegrasikan dua komponen berbasis titanium, yaitu titanium-alloy film dan titanium plate, yang bekerja bersama untuk menciptakan keseimbangan antara desain tipis, fleksibilitas, dan kekuatan struktur layar foldable,”ujar Sunghoon Moon.
Pengembangan ini melanjutkan rekam jejak Samsung dalam teknologi layar mobile, termasuk saat mendorong adopsi teknologi AMOLED pada 2007 dan menghadirkan solusi layar fleksibel yang menjadi dasar desain perangkat foldable saat ini.
Selama tujuh generasi Galaxy foldable, Samsung menyatakan terus mempelajari pola penggunaan konsumen terhadap perangkat lipat dalam kehidupan sehari-hari, lalu menerjemahkan masukan tersebut menjadi pengembangan produk baru.
Proses ini menghasilkan pengalaman foldable yang menurut Samsung semakin matang, ditandai dengan layar yang lebih luas dan imersif, garis lipatan yang semakin minim terlihat, serta desain yang tetap mengutamakan ketahanan dan portabilitas.
Dalam merancang Flex Titanium, Samsung dihadapkan pada tantangan menemukan material yang memiliki kekuatan menghadapi tekanan eksternal, fleksibilitas untuk mendukung penggunaan lipat berulang kali.
Sekaligus desain yang tetap tipis agar perangkat mempertahankan bentuk ramping. Titanium dipilih karena selama ini dikenal sebagai material dengan kombinasi kekuatan dan daya tahan tinggi, yang telah digunakan pada aplikasi seperti antena satelit hingga roda rover Mars.
Karakter titanium yang cenderung kaku menjadi tantangan tersendiri saat diterapkan pada perangkat foldable, sehingga Samsung mengoptimalkan penggunaannya melalui dua komponen, yaitu titanium-alloy film dan titanium plate.
Titanium-alloy film berfungsi sebagai lapisan pendukung yang memperkuat struktur layar dari dalam, tepat di bawah panel OLED.
Dibandingkan film berbahan polimer konvensional, material ini menawarkan tingkat kekakuan mekanis hingga 20 kali lebih tinggi.
Melalui proses rolling presisi, titanium-alloy film dapat dibuat dengan ketebalan hanya sepertiga dari rata-rata diameter sehelai rambut manusia, sehingga memungkinkan desain panel layar yang lebih ramping tanpa mengurangi ketahanan.
Di bawah lapisan tersebut, titanium plate berfungsi sebagai struktur pendukung fleksibel yang menopang modul layar dari bagian bawah.
Melalui teknologi pemrosesan lubang canggih pada pelat titanium, struktur ini memungkinkan koneksi yang lebih erat antara pelat dan modul layar sekaligus mengurangi celah udara di antara keduanya.
Hasilnya, layar menjadi lebih stabil saat perangkat dibuka (unfold), namun tetap fleksibel saat dilipat berulang kali.
Selain peningkatan pada struktur layar, Flex Titanium turut mengintegrasikan arsitektur beresolusi tinggi dengan material organik generasi terbaru untuk menghasilkan kualitas visual yang lebih tajam sekaligus mengoptimalkan konsumsi daya.
Kombinasi ini diklaim Samsung mampu meningkatkan efisiensi daya baterai secara signifikan tanpa mengurangi performa tampilan layar.
Kyung-Jin Yoo, EVP dan Head of Mobile Display Product Development Team Samsung Display, menambahkan bahwa penerapan teknologi lubang bermikropola pada bagian lipatan pelat titanium memungkinkan Samsung menghadirkan struktur yang tetap fleksibel sekaligus memiliki daya tahan kokoh.
Ia menyebut kombinasi teknologi layar beresolusi tinggi dan material organik terbaru yang mendukung efisiensi energi menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Samsung dalam mengembangkan pengalaman foldable Galaxy ke depan.
Baca Juga:Samsung Klarifikasi Persetujuan AI Samsung Health dan Data Pengguna
Samsung menyatakan teknologi Flex Titanium akan menjadi bagian dari generasi foldable Galaxy berikutnya, dengan detail lengkap mengenai penerapan teknologi ini pada perangkat rencananya akan diungkapkan pada ajang Galaxy Unpacked mendatang. Samsung belum merinci lebih lanjut mengenai jadwal pasti maupun perangkat spesifik yang akan menggunakan teknologi layar tersebut.


