Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk penyelenggaraan jaringan bergerak seluler akan diumumkan dalam pekan ini.
Pengumuman dilakukan setelah seluruh tahapan lelang dan pemilihan blok frekuensi rampung.
Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Supriyanto mengatakan proses seleksi telah memasuki tahap akhir. Saat ini, tahapan penawaran atau bidding harga telah selesai dilaksanakan.
“Tunggu saja pengumumannya,” kata Wayan di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Saat ditanya apakah pemenang lelang sudah ditetapkan, Wayan belum bersedia mengungkapkannya. Ia hanya memastikan hasil seleksi akan diumumkan setelah seluruh tahapan selesai.
“Paling dalam waktu tiga sampai empat hari ke depan. Bisa dicek di website ya,” ujarnya.
XLSmart Paling Tinggi
Sementara itu dalam bocoran yang Selular terima, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk menjadi perusahaan dengan penawaran lelang paling tinggi.
XLSmart memberikan penawaran yang paling tinggi dengan nilai penawaran lebih dari Rp1 triliun untuk pita frekuensi 700 MHz.
Kemudian setelah itu diikuti PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dengan nilai total penawaran Rp600 miliar, disusul PT Indosat dengan nilai Rp500 miliar.
Untuk pita frekuensi 2,6 GHz, Telkomsel jadi yang terdepan dengan nilai Rp545 miliar, disusul Indosat dengan Rp372 miliar, kemudian XLSmart dengan Rp231 miliar.
Sebelumnya, Tim Seleksi Komdigi telah menyelesaikan tahapan lelang harga seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz pada Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan siaran pers Komdigi, tiga operator seluler mengikuti lelang pada kedua pita frekuensi tersebut, yakni PT Indosat Tbk, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.
Baca juga:
- XLSmart Dedikasikan Spektrum Pasca-Merger Guna Dorong Kualitas Jaringan 5G
- Telkomsel Raih Tiga Pengakuan Global di TM Forum
Setelah tahapan lelang harga selesai, proses seleksi berlanjut ke pemilihan blok pita frekuensi yang berlangsung pada 8-10 Juli.
Tahap ini mencakup pemilihan blok dan posisi blok frekuensi untuk pita 700 MHz dan 2,6 GHz, sekaligus penentuan desa dan kelurahan yang menjadi kewajiban masing-masing pemenang dalam menyediakan layanan akses internet pita lebar bergerak.
Komdigi setelah seluruh tahapan tersebut selesai, hasil seleksi akan dipublikasikan secara terbuka melalui laman resmi kementerian.
Pengumuman akan memuat daftar peringkat peserta, besaran harga penawaran masing-masing operator, serta alokasi blok frekuensi yang diperoleh pada setiap objek seleksi.
Kementerian juga menegaskan seluruh proses seleksi dirancang berlangsung transparan, objektif, dan adil guna menghasilkan alokasi spektrum yang mampu mempercepat pemerataan infrastruktur digital nasional.



