Selular.ID -

Andalkan Tahan Air dan Debu, Nokia 123 Shield Klaim Cocok Untuk Pekerja Lapangan

BACA JUGA

Selular.ID – HMD resmi meluncurkan feature phone terbaru Nokia 123 Shield. Perangkat seluler berbasis jaringan 2G ini dirancang untuk kebutuhan pekerja lapangan serta pengguna luar ruangan.

Ponsel ini disebut-sebut berdaya tahan tinggi terhadap paparan air, pasir, dan debu dengan harga terjangkau.

Produsen perangkat teknologi asal Finlandia tersebut merancang struktur fisik Nokia 123 Shield dengan pelindung karet pada kisi port pengisian daya dan colokan audio guna mencegah kotoran masuk ke dalam mesin.

HMD mengonfirmasi bahwa Nokia 123 Shield telah lolos pengujian laboratorium independen dan memenuhi standar ketahanan sertifikasi IP65.

Spesifikasi Perangkat Keras dan Performa Sinyal
Nokia 123 Shield mengusung layar berukuran 2,4 inci berteknologi QVGA yang ditempatkan pada bodi bertekstur anti-selip di bagian sisi samping untuk memberikan cengkeraman lebih stabil saat dipegang.

Di sektor pemrosesan, ponsel ini ditenagai oleh chipset Unisoc SC6531E yang menjalankan sistem operasi S30+.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Perangkat dilengkapi dengan memori acak (RAM) sebesar 4 MB serta kapasitas penyimpanan internal 4 MB yang dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga kapasitas 32 GB.

Guna meningkatkan keandalan penerimaan jaringan seluler di daerah terpencil maupun area padat penduduk, HMD mengimplementasikan arsitektur antena Flexible Printed Circuit (FPC).

Struktur antena tersebut memberikan ruang tangkapan sinyal yang lebih luas dibandingkan penggunaan antena berbahan logam biasa, sehingga kualitas transmisi suara panggilan telepon tetap jernih dan stabil.

Sektor daya ponsel didukung oleh baterai lepasan berkapasitas 1.750 mAh yang diisi melalui kabel USB Type-C.

Berdasarkan pengujian internal produsen, kapasitas baterai tersebut mampu menyuplai daya hingga 19 hari dalam mode siaga atau durasi panggilan suara secara terus-menerus hingga 27,9 jam.

Integrasi Fitur Pendukung dan Ketersediaan Pasar
Selain keunggulan pada aspek daya tahan fisik, Nokia 123 Shield menyertakan modul kamera belakang beresolusi QVGA yang berdampingan dengan lampu kilat LED.

Lampu indikator ini dirancang multifungsi sebagai senter darurat dengan tingkat pencahayaan hingga 300 persen lebih terang jika dibandingkan dengan lampu senter pada seri Nokia 110.

Fasilitas konektivitas dan hiburan pada perangkat ini mencakup fitur Dual SIM berukuran Mini, colokan audio 3,5 mm, serta penerima siaran radio FM yang dapat diakses secara nirkabel maupun dengan kabel pemutar.

HMD menghadirkan ponsel fitur ini dalam dua pilihan warna, yaitu Green (hijau) dan Purple (ungu).

Pasar ritel di kawasan Eropa menjadi lokasi awal pemasaran produk ini, dengan harga jual di Bulgaria tercatat sekitar 35 euro (setara Rp715.000) dan di Yunani seharga 40 euro (setara Rp817.000).

Ekspansi distribusi ke negara berkembang di wilayah Asia dan Afrika dijadwalkan menyusul secara bertahap sesuai regulasi frekuensi jaringan di masing-masing negara.

Dinamika Pasar Nokia di Indonesia
Di pasar Indonesia, posisi lini feature phone Nokia tetap memegang peranan penting dalam portofolio bisnis HMD.

Meskipun penetrasi telepon pintar (smartphone) telah menjangkau mayoritas wilayah urban, tingkat permintaan terhadap ponsel fitur sederhana di Indonesia masih tinggi, terutama untuk segmen komunikasi sekunder, alat operasional usaha skala mikro, serta perangkat utama masyarakat di kawasan rural.

Guna memperkuat penetrasi dan mematuhi regulasi industri lokal, HMD telah menjalin kolaborasi strategis dengan Erajaya Group untuk melakukan perakitan lokal lini ponsel fitur Nokia di Semarang, Jawa Tengah.

Skema produksi lokal ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan standar Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sekaligus strategi efisiensi rantai pasok agar harga produk tetap terjangkau bagi konsumen Indonesia.

Kehadiran model tangguh seperti Nokia 123 Shield membuka peluang ekspansi baru di pasar domestik.

khususnya untuk menyasar segmen korporasi dan pekerja lapangan di sektor perikanan, perkebunan, pertambangan, dan logistik di Indonesia.

Baca Juga:Tak Banyak yang Tahu, Di Masa Jayanya Nokia Kerap Memanfaatkan Jasa Roy Suryo

Kemampuan adaptasi produk terhadap lingkungan kerja ekstrem menjadi salah satu faktor penentu bagi keberlanjutan ekspansi pasar HMD di tanah air.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU