Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital memutuskan untuk menunda sementara proses rating gim melalui Indonesia Rating Game System (IGRS) secara menyeluruh.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, mengatakan pihaknya sedang melakukan investigasi serta evaluasi untuk menemukan temuan yang objektif dan komprehensif.
“Tim ini bekerja menelusuri seluruh aspek, mulai dari sistem, proses, hingga tata kelolanya agar kita mendapatkan temuan yang benar-benar objektif dan komprehensif,” kata Sonny dalam keterangannya, (17/4/2026).
Sonny juga mengungkapkan bahwa Komdigi secara aktif berdiskusi dengan semua pelaku di industri gim agar kebijakan yang dibuat bisa benar-benar diterapkan secara nyata di lapangan.
“Sambil menunggu semua proses investigasi dan evaluasi selesai, kami memutuskan untuk menunda sementara proses rating IGRS secara keseluruhan. Saya tegaskan sekali lagi, penundaan ini sifatnya hanya sementara,” tuturnya.
Baca juga:
- Komdigi Kembali Beri Ancaman Blokir Wikimedia Buntut Registrasi PSE
- Komdigi: Patuhi PP Tunas, TikTok Tutup 780 Ribu Akun Anak
Ia menegaskan, penundaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa ke depannya sistem IGRS bisa berjalan jauh lebih kuat, lebih kredibel dan dapat dipercaya baik oleh para pelaku industri.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) Shafiq Husein menyambut langkah penundaan ini sebagai upaya membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara regulator dan ekosistem gim.
Ia menilai, evaluasi ini penting agar regulasi yang disusun tidak menjadi pembatas, melainkan mendorong pertumbuhan industri gim nasional.
“Kami berharap industri gim Indonesia bisa maju lagi dengan adanya ini. Bukan menjadi pembatasan. Maka kita memastikan semua yang kita buat itu berpihak terhadap industri gim Indonesia,” tegas Shafiq.



