Kamis, 18 Juli 2024
Selular.ID -

Terungkap Alasan Di Balik Tokopedia Lakukan PHK Besar-besaran

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Terungkap alasan di balik pemutusan hubungan kerja (PHK) yang perusahaan e-commerce Tokopedia lakukan.

Kabarnya, ada 450 karyawan Tokopedia harus terkena PHK pada bulan ini.

PHK tersebut menjadi yang pertama usai TikTok mengakuisisi Tokopedia pada Desember lalu.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta penjelasan Tokopedia terkait kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mereka lakukan terhadap karyawan usai akuisisi oleh TikTok.

TONTON JUGA:

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim mengatakan dari permintaan penjelasan itu, pihaknya mendapatkan gambaran bahwa PHK yang Tokopedia lakukan karena ada bagian pekerjaan yang sudah tidak dibutuhkan lagi.

Baca juga: Tokopedia Rekap Tren Belanja Online Sepanjang Semester I 2024

“Saya sudah telpon ke sana kenapa ada PHK itu lebih karena ada redundant fungsi. Jadi lebih ke efisiensi, fungsi-fungsi yang redundant itu yang mereka hilangkan,” katanya, belum lama ini (19/6/2024).

“Misalnya ada kementerian A dan kementerian B, masing-masing ada sekjen ada irjennya, itu kan redundant, itu yang (kena PHK),” imbuhnya.

Isy mengatakan pihaknya tetap memantau Tokopedia usai diakuisisi oleh TikTok.

Soal PHK katanya memang bukan kewenangan Kemendag, tetapi Kemendag akan memantau efek dari PHK tersebut.

“Kita akan pantau terus,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan GoTo RA Koesoemohadiani mengatakan apapun yang dilakukan, termasuk PHK, adalah keputusan penuh manajemen PT Tokopedia.

Ia menegaskan GoTo sekarang ini merupakan pemegang saham bukan pengendali minoritas di e-commerce tersebut.

Baca juga: Cara Isi E-toll di Tokopedia dan Bukalapak, Jangan Kuatir Saldo Kurang

“Perseroan meyakini bahwa PT Tokopedia terus melakukan tinjauan atas efektivitas dari organisasi mereka, seperti halnya perusahaan lain,” komentar Koesoemohadiani dalam pernyataan resmi GoTo, Rabu (12/6/2024).

“Sebagai pemegang saham bukan pengendali minoritas, GoTo meyakini bahwa manajemen PT Tokopedia akan dapat mengambil keputusan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian,” sambungnya.

SIMAK JUGA:

Ikuti berita Selular.id di Google News

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU