Sabtu, 20 Juli 2024
Selular.ID -

Sempat Naik Saat Berita PPI, Emas Hari Diproyeksi Turun Kembali

BACA JUGA

Selular.ID – Harga emas diperkirakan akan mengalami penurunan pada hari ini. Analisis Deu Calion Futures (DCFX), Andrew Fischer mengatakan, Tren penurunan menunjukkan kecenderungan harga emas untuk turun dalam jangka panjang, meskipun ada peningkatan harga sementara yang dipicu oleh berita Producer Price Index (PPI) di Amerika Serikat.

Fischer menekankan bahwa arah tren saat ini lebih condong ke penurunan harga emas.

Baca juga: Emas di Proyeksikan Menurun usai Rilis Berita CPI dan FOMC

Berdasarkan analisis secara teknikal, Fischer mengidentifikasi bahwa tekanan jual masih dominan.

Analisis teknikal ini menunjukkan bahwa harga emas masih berpotensi untuk turun lebih rendah lagi dalam waktu dekat.

Selain analisis teknis, Fischer juga menyoroti ketidakpastian mengenai keputusan Federal Reserve (The Fed) terkait kebijakan moneter mereka.

Meskipun ada data ekonomi yang mengindikasikan peningkatan, seperti PPI yang naik, respons pasar emas justru cenderung negatif.

Ini menandakan bahwa pelaku pasar masih ragu-ragu dan menunggu kepastian lebih lanjut dari The Fed mengenai langkah-langkah moneter ke depan. Ketidakpastian ini menjadi salah satu faktor yang menekan harga emas lebih lanjut.

Pada sesi perdagangan AS Kamis (13/6) kemarin, emas (XAU/USD) diperdagangkan lebih rendah.

Di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas untuk penyerahan Agustus mengalami penurunan sebesar USD2,00 per troy ons, atau sekitar 1,49%.

Harga instrumen ini sebelumnya telah mencapai titik terendah sesi di USD2.304,20 per troy ons dan diperkirakan akan mendapatkan support di level ini. Sementara itu, resistance diperkirakan berada pada USD2.406,70 per troy ons.

Faktor lain yang mendukung prediksi penurunan harga emas adalah penguatan dolar AS.

Indeks Dolar AS Berjangka, yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik sebesar 0,18% dan diperdagangkan pada USD104,81.

Penguatan dolar ini seringkali berdampak negatif terhadap harga emas karena emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Selain itu, penurunan harga juga terlihat pada komoditas lain seperti perak dan tembaga. Perak untuk penyerahan Juli jatuh sebesar 4,14% dan diperdagangkan pada USD29,01 per troy ons.

Sementara itu, tembaga untuk penyerahan Juli mengalami penurunan sebesar 1,76% dan diperdagangkan pada USD4,49 per pon.

Ketidakjelasan atas keputusan The Fed setelah rilis berita PPI juga menjadi faktor yang memperkuat prediksi penurunan harga emas.

Fischer menjelaskan bahwa pasar masih menunggu kepastian mengenai kebijakan moneter yang akan diambil oleh The Fed, terutama terkait suku bunga.

Ketidakpastian ini menambah tekanan pada harga emas, yang cenderung melemah dalam situasi ketidakpastian ekonomi dan kebijakan.

Prediksi Fischer menegaskan bahwa harga emas kemungkinan besar akan melanjutkan tren penurunannya.

Meskipun terdapat faktor-faktor yang dapat memberikan dorongan sementara pada harga, seperti berita ekonomi yang positif, ketidakpastian kebijakan moneter dari The Fed dan tekanan dari pergerakan dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menekan harga emas.

Baca juga: Harga Emas Turun Kurangnya Permintaan Prospek Suku Bunga AS

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU