Kamis, 18 Juli 2024
Selular.ID -

Lewat Magic Leap Google Hidupkan Kembali Ambisi di Bisnis AR

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Google menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan augmented reality (AR) Magic Leap untuk menggabungkan upaya menciptakan pengalaman yang imersif.

Keputusan Google itu, berpotensi meningkatkan persaingan dengan pesaing termasuk Meta Platforms dan Apple.

Magic Leap menyatakan telah setuju untuk berkolaborasi dengan Google untuk menggabungkan keahliannya di bidang optik dan manufaktur perangkat dengan platform teknologi Google, meskipun rincian tentang apa sebenarnya yang akan dikerjakan oleh pasangan tersebut masih dirahasiakan.

Google adalah salah satu dari banyak investor terkenal di Magic Leap, yang dukungannya membantunya mencapai valuasi senilai $6,4 miliar pada 2018.

Pada tahun yang sama, perusahaan AR itu mendapatkan kemitraan dengan AT&T agar operator AS dapat menawarkan headset-nya.

Namun, penjualan yang buruk menyebabkan PHK dan rumor adanya potensi penjualan, sebelum akhirnya direstrukturisasi untuk beralih ke pelanggan korporat pada 2020.

Baca Juga: VP Augmented Reality Meta Undur Diri

Valuasinya kemudian turun menjadi $2 miliar, seiring dengan keputusan Saudi Arabia’s Public Investment Fund  (Dana Investasi Publik Arab Saudi) membeli saham pengendali di bisnis tersebut.

Bagi Google, kemitraan dengan Magic Leap dapat menghidupkan kembali ambisinya dalam mengembangkan penawaran AR dan VR, menyusul diperkenalkannya kacamata pintar Google Glass untuk pertama kalinya lebih dari satu dekade lalu.

Sebelumnya, didera berbagai masalah seputar privasi dan desain umum perangkat, menyebabkan keluarnya Google dari pasar konsumen pada 2015. Pada akhirnya, Google sepenuhnya  meninggalkan gelanggang permainan pada 2023.

Sejak itu, dua pesaing terdekat Google, Meta Platforms telah membuat perubahan signifikan dan Apple tahun lalu meluncurkan Vision Pro, produk pertamanya di segmen tersebut.

CTO Magic Leap Julie Larson-Green mengatakan kepada Reuters bahwa sejauh ini mereka telah mengirimkan versi perangkat AR yang berbeda “dan Google memiliki sejarah panjang dalam pemikiran platform”.

Sekarang kita lihat, apakah langkah Google menggandeng Magic Leap adalah keputusan tepat untuk kembali berkiprah di bisnis AR.

Sekedar diketahui, pasar AR bernilai $62,75 miliar pada 2023 dan diproyeksikan mencapai $1,869,40 miliar pada  2032.

Proyeksi itu tumbuh pada CAGR sebesar 45,4% selama tahun 2024-2032.

Sejauh ini Amerika Utara memiliki nilai pasar terbesar, yaitu mencapau $20,02 miliar pada 2023, dengan pemain kunci seperti PTC, Google LLC, Apple, Qualcomm, Magic Leap, dan Sony Corporation.

Baca Juga: Persaingan AI Panas, Kini Giliran Google Kenalkan Model Barunya

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU