Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Bukan Intel, IBM atau Google Alphabet, Nvidia Jadikan Huawei Sebagai Pesaing Utama Chip AI

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Nvidia dengan tegas menyebutkan bahwa raksasa China, Huawei bersaing dalam memasok chip yang dirancang untuk kecerdasan buatan seperti unit pemrosesan grafis (GPU), unit pemrosesan pusat (CPU), dan chip jaringan.

Perusahaan yang bermarkas di Santa Clara, California ini,  juga mengidentifikasi Huawei sebagai perusahaan layanan cloud yang merancang perangkat keras dan perangkat lunaknya sendiri untuk meningkatkan komputasi AI.

Huawei mengembangkan seri chip Ascend sebagai saingan lini chip AI Nvidia. Produk utama perusahaan asal China tersebut, yakni chip 910B, menjadi rival utama chip A100 milik Nvidia yang diluncurkan sekitar tiga tahun lalu.

Para analis memperkirakan pasar chip AI di China bernilai $7 miliar.

Tahun lalu, Reuters melaporkan bahwa raksasa pencarian asal Tiongkok, Baidu, melakukan pemesanan chip kepada Huawei menjelang aturan baru yang diantisipasi secara luas oleh pemerintah AS yang memperketat pembatasan pada chip AI canggih yang diekspor ke Tiongkok.

Chip Nvidia mendukung semua sistem AI tercanggih, sehingga memberi perusahaan pangsa pasar yang diperkirakan lebih dari 80%.

Hasilnya, saham Nvidia melonjak, dan perusahaan tersebut diperdagangkan mendekati valuasi $2 triliun, termasuk dalam lima perusahaan paling berharga di AS.

Baca Juga: Berkat Chip AI, Nvidia Melewati Alphabet Dalam Kapitalisasi Pasar dan Menjadi Perusahaan AS Paling Bernilai Ketiga

Nvidia Huawei

Nvidia, pemain dominan di pasar chip kecerdasan buatan (AI), telah melonjak hingga nilai pasar sebesar $2 triliun, menjadikannya perusahaan paling bernilai ketiga di AS, setelah Apple dan Microsoft.

Sahamnya melonjak 15% pada Kamis (22 Februari) ke rekor tertinggi $780,85, menambah kapitalisasi pasarnya sekitar $260 miliar, Reuters melaporkan Kamis.

Reli ini juga telah mengangkat perusahaan-perusahaan lain di sektor chip dan menyebabkan rekor tertinggi di berbagai indeks saham di seluruh dunia, menurut laporan tersebut.

Permintaan chip Nvidia melonjak, dengan perusahaan memperkirakan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama sebesar 233%, melebihi ekspektasi pasar, kata laporan itu.

Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya permintaan unit pemrosesan grafis dari pusat data yang menjalani peningkatan AI, menurut laporan tersebut.

Russ Mould, direktur investasi di AJ Bell, membandingkan peran Nvidia dalam revolusi teknologi dengan peran sebagai penyedia peralatan selama demam emas pada pertengahan tahun 1800-an.

Meskipun pertumbuhan pendapatan perusahaan sangat mengesankan, ada kekhawatiran mengenai pembatasan penjualan chip AS ke Tiongkok yang akan berdampak pada pendapatannya, menurut laporan tersebut.

Meskipun demikian, setidaknya 17 broker telah menaikkan target harga mereka untuk Nvidia, dan salah satu broker memperkirakan bahwa perusahaan tersebut dapat mencapai kapitalisasi pasar sebesar $3 triliun dalam 12 bulan ke depan, kata laporan itu.

Nvidia berada di pusat revolusi AI generatif yang secara harfiah tidak dapat berjalan tanpa produknya, PYMNTS melaporkan Rabu (21 Februari).

“Kami memiliki kecepatan, skala, dan jangkauan untuk membantu setiap perusahaan di setiap industri menjadi perusahaan AI,” Jensen Huang, pendiri dan CEO Nvidia, mengatakan pada hari Rabu saat laporan pendapatan kuartal perusahaan.

“Tahun depan akan menghadirkan siklus produk baru yang besar dengan inovasi luar biasa untuk membantu mendorong industri kita maju.”

Dilaporkan pada 11 Februari bahwa CEO OpenAI Sam Altman sedang meluncurkan proyek bernilai triliunan dolar yang akan meningkatkan kemampuan pembuatan chip dan kemampuan pembangkitan AI di planet ini.

Kelangkaan chip AI mahal yang menjadi andalan OpenAI dan perusahaan AI lainnya telah menjadi kekhawatiran bagi perusahaan tersebut. Nvidia saat ini mendominasi pasar chip dengan pangsa pasar global lebih dari 80%.

Baca Juga: Beri Tekanan ke Intel, Nvidia dan AMD Garap Chip Arm PC

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU