Sabtu, 2 Maret 2024
Selular.ID -

Huawei yang Kini Kerepotan dengan Melonjaknya Permintaan Mate 60 5G

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Huawei mempunyai masalah besar dengan smartphone Mate 60 5G yang populer: tidak tersedia cukup pasokan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat

Dinukil dari laman SCMP (14/11), analis menyebutkan bahwa Huawei berupaya meningkatkan produksi ponsel pintar 5G barunya itu.

Demi memenuhi lonjakan permintaan tersebut, waktu tunggu untuk model Mate 60 Pro yang populer – ponsel yang dilengkapi dengan chip canggih buatan Tiongkok yang menentang sanksi AS – telah diperpanjang hingga tiga bulan.

“Kapasitas produksi tidak dapat memenuhi permintaan, itulah alasan Huawei melakukan pemesanan di muka,” kata analis senior Counterpoint Research, Wang Yang, seraya menambahkan bahwa prapenjualan membantu memberi waktu bagi Huawei untuk mendapatkan pesanan dari pemasoknya.

Wang juga mengindikasikan bahwa kerahasiaan seputar prosesor canggih Kirin 9000s yang digunakan pada Mate 60 Pro telah memperumit cara mitra rantai pasokan Huawei melakukan penyediaan suku cadang, sebuah proses panjang yang biasanya memakan waktu antara 12 hingga 18 bulan sebelum perangkat diluncurkan.

Sebagai langkah yang tidak biasa untuk produk yang sudah diluncurkan, Huawei pada pertengahan November lalu, memperkenalkan program berlangganan Mate 60 Pro yang menjanjikan waktu tunggu tidak lebih dari 90 hari setelah konsumen melakukan pemesanan melalui skema di situs resminya.

Setiap konsumen hanya dapat membeli satu unit, sedangkan pesanan akan dikirimkan secara acak dalam jangka waktu 90 hari.

Beberapa konsumen yang bergabung dengan skema tersebut membagikan status pesanan mereka di platform mikroblog Tiongkok, Weibo, di mana mereka menunjukkan bahwa pengiriman yang dijanjikan berkisar antara awal November hingga Februari tahun depan.

Diketahui, Huawei meluncurkan perangkat lipat teranyar yang merupakan suksesor Mate X3 untuk pasar China pada September 2023.

Sebuah perangkat yang dispekulasikan oleh media menawarkan kemampuan 5G meskipun vendor tidak mencantumkan chipset atau sistem konektivitas yang kompatibel dalam materi penjualan.

Selain Mate 60, Huawei juga meluncurkan Mate X5 di situsnya di China, mempromosikannya berdasarkan estetika desain lipat, kamera, kompatibilitas konektivitas satelit, dan sinyal yang kuat, berkat penggunaan algoritme AI untuk memilih jaringan terbaik.

Namun seperti Mate 60 Pro, Huawei juga tidak mengidentifikasi chipset atau mengungkapkan opsi konektivitas jaringan dalam spesifikasinya, sehingga menimbulkan spekulasi bahwa perangkat tersebut menawarkan 5G menggunakan chip internal.

Media asal Jepang, Nikkei Asia, di antara publikasi lainnya, menilai kedua perangkat tersebut sebagai 5G setelah pembongkaran handset Mate 60 Pro dan uji kecepatan perangkat terbaru Huawei.

Baca Juga: Huawei Mate X5 dan Mate 60 Pro+ Resmi Dirilis

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

INDEPTH STORIES

BERITA TERBARU