Kamis, 20 Juni 2024
Selular.ID -

Grab, Emtek dan Bukalapak Beri Modal dan Pendampingan untuk UMKM di Kota Kecil

BACA JUGA

Selular.ID – Grab, Emtek, dan Bukalapak kembali menjalankan program KotaMasaDepan (Kolaborasi Nyata untuk Masa Depan) yang menyasar ribuan pemilik UMKM di Tegal, Jember, Bandar Lampung, dan Ambon.

Sejak diadakan pertama kali pada 2021, program Kota Masa Depan telah menjangkau lebih dari 26.000 pelaku UMKM di 5 kota (Gowa, Malang, Pekanbaru, Kupang, dan Solo).

Menginjak tahun ketiga penyelenggaraannya, program yang difokuskan untuk mendorong digitalisasi pelaku UMKM di kota-kota tier 2 dan 3 menambahkan dua kegiatan baru sebagai upaya upskilling para pelaku UMKM melalui pelatihan akselerator yang diperkuat dengan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan juga bantuan modal usaha.

“Kami terus menyempurnakan kegiatan-kegiatan yang ada dalam program KotaMasaDepan sehingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM. Jadi, usaha lokal tidak hanya berkembang berkat dikuasainya keterampilan ekonomi digital dan terbukanya akses pasar yang lebih luas tanpa harus berpindah tempat, tapi pada akhirnya juga dapat berkontribusi pada perekonomian daerah,” tutur Neneng Goenadi, Country Managing Director, Grab Indonesia.

Bekerja sama dengan BenihBaik, platform crowdfunding untuk kegiatan sosial, bantuan modal usaha disalurkan dalam bentuk barang-barang operasional yang sesuai kebutuhan masing-masing UMKM.

Lebih dari 100 modal usaha ini akan diberikan kepada UMKM yang berpartisipasi dalam Kota Masa Depan 2023 dan dipilih berdasarkan prospek keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Ibu Tri Ernawati, pedagang sayur di Pasar Tugu, Lampung bergabung dalam program Kota Masa Depan Tahap 3 dan menjadi Mitra Merchant Grab
Ibu Tri Ernawati, pedagang sayur di Pasar Tugu, Lampung bergabung dalam program Kota Masa Depan Tahap 3 dan menjadi Mitra Merchant Grab

“Kami sadar salah satu tantangan para UMKM adalah akses ke modal usaha,” ucap Teddy Oetomo, Presiden Bukalapak.

“Partisipasi dalam program Kota Masa Depan, sekaligus sebagai bentuk dukungan kami terhadap pemerintah dalam program akselerasi kepemilikan NIB, kami bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk melakukan sosialisasi serta program pendampingan pendaftaran NIB,” ujar Teddy.

NIB ini nantinya akan menjadi dasar legalitas usaha yang dapat digunakan pelaku UMKM dalam mengakses berbagai program pelatihan, dan program permodalan pemerintah, seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat). Harapannya, hal ini bisa membantu para pelaku UMKM mengatasi tantangan permodalan dan mendukung mereka untuk terus menumbuhkan bisnisnya,” imbuh Teddy.

Baca Juga: Dukung Social Sellers dan UMKM, GrabExpress Luncurkan Fitur Baru

Selain bergabung ke dalam ekosistem digital Grab dan Bukalapak, pelaku UMKM yang menjadi peserta program KotaMasaDepan mendapatkan promo serta amplifikasi melalui publikasi multi platform media Emtek mulai dari free-to-air TV hingga platform digital sehingga nama UMKM tersebut makin dikenal masyarakat.

“Kami yakin media memiliki peran besar dalam merealisasikan percepatan digitalisasi UMKM, mulai dari mensosialisasikan program onboarding hingga media digital yang dapat memberikan akses bagi masyarakat di seluruh tanah air untuk dapat berpartisipasi, bahkan berinteraksi dengan sesama pelaku UMKM hingga para mentor,” ujar Sutanto Hartono, Managing Director, Emtek

“Kami berharap dengan multiplatform media yang dimiliki Emtek dapat mendorong pertumbuhan sektor UMKM dengan membangun kesadaran para pelaku UMKM untuk memanfaatkan kehadiran platform digital dalam mengembangkan usaha mereka,” imbuh Sutanto.

Tina Talisa, Staf Khusus Bidang Hubungan dengan Daerah Kementerian Investasi_BKPM memberikan paparan di salah satu rangkaian webinar pengembangan usaha untuk para pelaku UMKM yang tergabung sebagai peserta #KotaMasaDepan
Tina Talisa, Staf Khusus Bidang Hubungan dengan Daerah Kementerian Investasi_BKPM memberikan paparan di salah satu rangkaian webinar pengembangan usaha untuk para pelaku UMKM yang tergabung sebagai peserta #KotaMasaDepan

Tina Talisa, Staf Khusus Bidang Hubungan dengan Daerah Kementerian Investasi/BKPM memberikan paparan di salah satu rangkaian webinar pengembangan usaha untuk para pelaku UMKM yang tergabung sebagai peserta #KotaMasaDepan

Ada pun materi-materi pelatihan pengembangan usaha yang didapatkan para pelaku UMKM yang menjadi peserta KotaMasaDepan Tahap 3 mencakup konten kreatif, pemanfaatan media sosial, mengelola penjualan melalui platform online, pemasaran produk secara digital melalui platform Grab dan Bukalapak, edukasi pembuatan sertifikasi halal baik secara offline maupun online, dan kegiatan sosialisasi pembuatan serta pendaftaran NIB.

Kegiatan-kegiatan tersebut juga akan dilaksanakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT-KUMKM), bekerja sama dengan Kementerian Investasi dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Baca Juga: Gara-gara GoTo, Investor Grab Alami Banyak Kerugian

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU