Senin, 15 Juli 2024

Sabrina Meng: 5G Menjadi Pendorong Baru Produktivitas Berbagai Industri

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Gelaran MWC Shanghai pada akhir Juni lalu, menjadi panggung bagi Rotating Chair Huawei Sabrina Meng.

Ini adalah kali pertama Sabrina Meng tampil mewakili Huawei dalam forum berskala internasional. Pasca didapuk sebagai Rotating Chair pada April 2023.

Tampil sebagai keynote speaker,  Meng fokus pada 5G yang saat ini tengah hype dan menjadi inti dari kekuatan Huawei.  Ia menyamakan teknologi 5G dengan satu anak tangga pada rangkaian tangga yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Meng mengatakan bahwa penerapan komersial 5G, menciptakan selera yang semakin besar untuk inovasi sekaligus lompatan signifikan (leapfrog) dalam evolusi teknologi mobile broadband.

Meng yang merupakan anak pendiri Huawei Ren Zhengfei, menyebutkan bahwa infrastruktur digital masa depan akan didasarkan pada sistem besar dan kompleks yang terdiri dari banyak elemen. Hal itu membutuhkan pemikiran dan desain tingkat sistem daripada kemajuan dalam teknologi individu.

“Tangga menuju sukses tidak dibangun di atas kemajuan berkelanjutan dengan satu teknologi. Itu dibangun di atas teknologi yang cocok dengan skenario spesifik dan kebutuhan dunia nyata.”

Meng yakin infrastruktur digital di masa depan akan “terintegrasi secara mendalam ke dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, industri, dan masyarakat”.

Baca Juga: Meng Wanzhou: Selama Kita Terus Bekerja Keras dan Tidak Menyerah, Semua Usaha Akan Membuahkan Hasil!

Dia mencatat pergeseran “model konsumsi” konsumen telah menyebabkan reaksi berantai, menciptakan lingkungan di mana pembeli juga bisa menjadi penjual. Bisnis, sementara itu, telah merangkul 5G, AI, dan cloud, katanya.

Tak berlebihan dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, Meng berpendapat 5G telah menjadi pendorong baru produktivitas bagi industri.

“Ada keselarasan yang lebih besar dari sebelumnya antara pemasok teknologi, mitra mereka, dan pelanggan di mana 5G dapat memberikan nilai paling tinggi.”

Meng juga menambahkan industri memiliki alasan kuat untuk percaya bahwa 5G akan terus meningkatkan produktivitas digital.

Huawei adalah pemimpin teknologi 5G yang terus berkembang saat ini. Namun vendor jaringan asal China itu mendapat hambatan dari AS sejak pertengahan 2019.

Kondisi itu memaksa Huawei menggenjot pasar dalam negeri. Laporan Statista menunjukkan, pada akhir 2022, 59% dari semua BTS 5G di China telah diproduksi oleh Huawei.

Perusahaan telekomunikasi Swedia Ericsson dan kompatriotnya asal Finlandia Nokia, adalah dua perusahaan asing yang terlibat dalam pengembangan jaringan 5G China. Keterlibatan itu, telah membantu perusahaan menghasilkan keuntungan yang signifikan pada 2020.

Baca Juga: Jalan Terjal Meng Wanzhou, Sempat Jadi Tahanan Kota, Kini Chairwoman Huawei

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU