Senin, 15 Juli 2024
Selular.ID -

Kejagung Kembali Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Korupsi BAKTI Kominfo

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) masih melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi dalam kasus dugaan korupsi BAKTI Kominfo.

Kasus korupsi ini terkait penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5 BAKTI Kominfo.

“Memeriksa tujuh orang saksi,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (6/7/2023).

Ketujuh saksi yang Kejagung periksa tersebut yakni, ZH selaku Direktur Operasi PT Aplikanusa Lintasarta.

Kemudian, PR selaku Senior Manager BAKTI BTS Project PT Aplikanusa Lintasarta, lalu ES selaku Senior Manager Sales PT Aplikanusa Lintasarta.

TONTON JUGA:

Lalu, IG selaku Tim Solution PT Huawei Tech Investment, SSC selaku Procurement Manager PT Huawei Tech Investment.

Kemudian MMP selaku Fulfilment Responsibility Og Integrated Account PT Huawei Tech Investment dan ES selaku Direktur SDM PT Pertamina (persero).

Baca juga: Eks Menkominfo Johnny Plate Sebut Nama Jokowi dalam Eksepsinya di Persidangan

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka yakni Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkoinfo) Johnny G Plate.

Selain itu, juga Anang Achmad Latif (AAL) selaku Direktur Utama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika, Galubang Menak (GMS) selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia.

Lalu, Yohan Suryanto (YS) selaku tenaga ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020

Kemudian, Mukti Ali (MA) tersangka dari pihak PT Huwaei Technology Investment dan Irwan Hermawan (IH) selaku Komisaris PT Solitchmedia Synergy.

Para tersangka terjerat Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kejagung menduga telah terjadi kerugian keuangan negara mencapai Rp 8,032 triliun. Selain Johnny, ada tujuh orang tersangka lainnya di kasus tersebut.

Delapan Tersangka

Baca juga: Kronologi Penetapan Yusrizki Sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi BAKTI Kominfo

Termasuk Johnny Plate, Kejagung menetapkan delapan nama tersangka kasus korupsi BAKTI Kominfo dengan rincian sebagai berikut:

1. AAL selaku Direktur Utama Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika

2. GMS selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia

3. YS selaku Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia Tahun 2020

4. MA selaku Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment

5. IH selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy

6. JGP selaku Menteri Komunikasi dan Informatika

7. WP selaku orang kepercayaan IH

8. MY selaku Direktur Utama PT Basis Utama Prima

Baca juga: Menunggu Nyanyian Johnny G Plate Terkait Kasus Korupsi BAKTI Kominfo

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU