Kamis, 18 Juli 2024
Selular.ID -

UU Eropa Serukan Vendor Ponsel Buat Baterai Mudah Diganti

BACA JUGA

Selular.ID – Berbeda dengan hari ini, satu dekade silam, baterai ponsel bisa dibongkar pasang dengan mudah.

Pengguna bisa mencopot baterai apabila ponsel tiba-tiba hang.

Dan ketika baterai dipasang kembali dan dinyalakan, ponsel kembali normal seperti sedia kala.

Seiring waktu, ponsel yang lebih ramping hadir, tetapi dengan perubahan desain, pengguna juga kehilangan akses untuk mengeluarkan baterai sendiri.

Sekarang, Parlemen Uni Eropa sedang mencari cara untuk membuat baterai mudah diakses kembali seperti dekade silam, dan dengan demikian lebih mudah diservis, lapor Android Police.

Baca Juga: Nokia Bikin Ponsel yang Penggunanya Bisa Ganti Layar dan Baterai Sendiri 

Ada undang-undang baru yang sedang berjalan di Parlemen Uni Eropa yang akan mendorong pengguna untuk mengganti sendiri baterai ponsel mereka, khususnya dengan membuat baterai mudah dilepas.

Parlemen memilih hampir dengan suara bulat untuk melarang penggunaan lem sehingga pengguna bisa dengan mudah melepas dan mengganti baterai di ponsel mereka.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi yang lebih besar, bertujuan untuk membuat baterai ramah lingkungan dan juga pengguna.

Pada dasarnya, pembuat ponsel tidak akan bisa menjual ponsel yang memerlukan alat atau pelatihan khusus untuk membuka ponsel untuk penggantian atau akses baterai.

Baca Juga: Tak Hanya iPhone, Eropa Wajibkan Seluruh Perangkat Elektronik Pakai Port USB Type-C

Tapi tentu saja, seperti halnya undang-undang yang sedang dalam proses pengesahan, beberapa waktu mungkin berlalu sebelum mulai diberlakukan.

Birokrasi cenderung mengambil hal-hal ini dengan lambat saat mereka melewati berbagai tahap pemungutan suara dan persiapan.

Sejauh ini, mungkin hingga setidaknya tahun 2027 undang-undang ini dapat membuat perbedaan di dunia teknologi seluler.

Adapun langkah selanjutnya untuk peraturan ini: Dewan harus secara resmi mengesahkan teks undang-undang tersebut sebelum dipublikasikan di Jurnal Resmi UE.

Setelah itu, itu bisa mulai berlaku.

Baca Juga: Ini Smartphone Pertama Di 2023 Yang Menggunakan Baterai Lepas Pasang

Yang cukup menarik, undang-undang tersebut juga bisa memengaruhi penggunaan lem atau perekat lain di bagian lain pembuatan ponsel.

Seperti, misalnya, undang-undang tersebut berpotensi mencegah pembuat ponsel untuk merekatkan komponen tampilan.

Masih terlalu dini untuk memprediksi dengan pasti apa efek dari hukum semacam itu.

Namun secara keseluruhan, sepertinya ini masalah yang cukup besar dan undang-undang itu bisa benar-benar mengubah cara kerja smartphone – bahkan di pasar di luar Uni Eropa.

Tentu saja, ini masih harus dilihat, seperti efek dari undang-undang pengisian daya standar USB-C, yang diharapkan akan diberlakukan pada musim gugur 2024.

Baca Juga: UU Eropa Imbau Vendor Terapkan Baterai Bongkar Pasang, Dari Smartphone Sampai Mobil Listrik

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU