Janji Dan Target Para Vendor Smartphone Di 2023

Selular.ID – Selamat datang tahun 2023, inilah janji dari berbagai brand smartphone di pasar Indonesia, semua ingin masuk top 5.

Mengulas kembali tujuan dari para brand smartphone untuk dapat bersaing di pasar Indonesia.

Yang mana di tahun 2022 kemarin bisa di katakan hanya 6 vendor smartphone yang bisa masuk kejejeran teratas.

Namun, Hal yang sudah dilewati tersebut dirasa harus adanya evaluasi dan berusaha lebih baik lagi di tahun 2023 ini.

Selama laporan yang telah berhasil redaksi Selular dapatkan di tahun 2022, berikut ini beberapa vendor smartphone mempunyai tujuan untuk dapat bersaing di papan atas minimal bisa masuk top 5 atau bahkan ada yang menjanjikan masuk top 3.

Yang pertama itu ada dari brand Infinix, Infinix bisa dikatakan untuk tahun 2022 sangat berani bersaing dengan brand-brand yang sudah lebih dahulu berkecimpung di pasar smartphone Indonesia.

Di tahun 2022 saja, Infinix sudah berhasil masuk ke top 5 menggeser realme pada kurun waktu kuartal ke-2 veri data riset Canalys.

Namun, di kuartal selanjutnya Infinix kembali terdepak dari rival yang punya ciri khas berwarna kuning tersebut.

Dan di tahun 2023 ini Infinix malah berjanji Dan yakin bahwa brand-nya ini dapat masuk bukan hanya di top 5 namun sangat yakin di top 3.

“Kita yakin dengan strategi yang dibuat Infinix di tahun 2023 membuat kami yakin akan masuk ke top 3.” Kata Sergio Ticoalu selaku Regional Integrated Marketing Manager Southeast Asia Infinix.

Sama halnya dengan rivalnya Infinix di top 5, realme juga menargetkan hal yang sama.

Pernah terdepak dari Infinix di top 5 vendor smartphone di pasar Indonesia. Realme tidak gentar dan bisa mempertahankan posisinya di top 5 bahkan juga bisa masuk ke top 3.

Hal ini disampaikan oleh Krisva Agniesczca, PR Manager realme Indonesia “dengan strategi yang realme buat yaitu realme Spire Strategy yang lebih berfokus pada lini produk dan teknologi, kami yakin bahwa tahun 2023 bisa tembus ke top 3.”

Lalu hadir dari penantang baru namun wajah lama yakni Nokia yang juga ingin bersaing di pasar smartphone Indonesia.

Nokia hadir di pasar Indonesia dengan perjuangan dan semangat yang baru.

Untuk itu Nokia di tahun 2023 tidak akan lagi seperti mati suri, perusahaan menargetkan bahwa akan ada 10 smartphone yang dihadirkan oleh Nokia.

Ke-10 smartphone tersebut dikabarkan akan hadir dari lini produk yang murah-murah saja atau smartphone entry level.

Diyakini oleh Hero Tjokroardi, Country GM, HMD Global Indonesia bahwa dengan smartphone entry level nya nanti bisa membawa Nokia masuk ke top 5.

“Rencana kita kepengen masuk top 5, dengan smartphone entry level yang kita akan berikan di tahun 2023.” Jelasnya Hero.

Lain itu penantang baru lainnya, Sharp yang lini punya lini produk Aquos V6 Series yang baru hadir di pasar Indonesia tidak menargetkan untuk masuk ke jajaran papan atas vendor smartphone.

Tapi Sharp mempunyai target dan ingin berfokus dengan penambahan SKU (Stock Keeping Unit) agar market share dari perusahaan bisa ikut meningkat.

“Tahun depan kami targetkan punya 10-20 SKU. Opportunity-nya ada, at least market share di angka 5-10%.” Kata Andry Adi Utomo, National Sales General Sharp Indonesia.

Kalau dari brand smartphone ZTE tidak ada statement yang bilang bahwa ingin masuk dan ikut sikut-sikutan masuk ke top 5.

Tapi ZTE melihat dengan pasar smartphone di Indonesia sangat besar dan akan yakin terus berkembang.

Maka dari itu ZTE fokusnya untuk terus mengembangkan teknologi Dan fitur yang telah di milikinya dan setidaknya mendapatkan hati para pelanggan di Indonesia.

Dan juga ZTE bakal menjanjikan di tahun 2023 kemungkinan smartphone kelas flagshipnya akan hadir.

Itukah beberapa janji, target, Dan fokus dari beberapa brand yang akan mengarungi pasar smartphone di Indonesia.

Pastinya persaingan akan semakin seru dari brand, agar masyarakat juga akan lebih banyak lagi mendapatkan rekomendasi smartphone dari berbagai brand.

Baca juga: UU Eropa Imbau Vendor Terapkan Baterai Bongkar Pasang, Dari Smartphone Sampai Mobil Listrik