Dana Ajak PRT Cakap Menggunakan Teknologi Finansial

Dana Ajak PRT Cakap Menggunakan Teknologi Finansial
Dana Ajak PRT Cakap Menggunakan Teknologi Finansial

Selular.ID – Berkolaborasi bersama Women’s World Banking dan Jala PRT, Dana Ajak pekerja rumah tangga (PRT) Untuk semakin cakap menggunakan teknologi finansial dalam kehidupan hariannya.

Kolaborasi ini memberikan serangkaian pelatihan intensif keuangan digital kepada lebih dari 12,000 anggota komunitas PRT, untuk semakin cakap menggunakan teknologi finansial dalam kehidupan hariannya.

Agustina Samara, Chief of People & Corporate Strategy DANA menjelaskan bahwa Dana berupaya menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan mengajak komunitas PRT meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui literasi digital dan inklusi keuangan yang mempengaruhi kemajuan ekonomi.

“Melalui rangkaian pelatihan ini diharapkan para peserta dapat semakin mengenal berbagai kemudahan, keamanan, dan kenyamanan yang ditawarkan Dana dalam menghadirkan berbagai layanan keuangan untuk membantu aktivitas harian.” ungkap Agustina

Sebagai jembatan literasi dan inklusi keuangan Indonesia, Dana berkomitmen untuk memperluas akses layanan keuangan bagi semua orang, terutama perempuan, pemuda dan UMKM.

Hasil pilot project kami bersama Women’s World Banking menunjukkan intervensi solusi digital efektif dalam mendorong transaksi Kirim Uang antara PRT dan pemberi kerja.

Edukasi mengenai keuangan digital tidak pernah berhenti dilakukan berbagai pihak dan menghasilkan peningkatan literasi keuangan tiap tahunnya.

Baca Juga:Pembayaran PBB di Yogyakarta Bisa Menggunakan Dana

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 38,03 persen.

Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini mencapai 85,10 persen meningkat dibanding periode SNLIK sebelumnya di tahun 2019 yaitu 76,19 persen.

PRT merupakan salah satu jenis pekerjaan yang dibutuhkan, terutama di era modern seperti saat ini, namun pekerjaan ini sepertinya masih dipandang sebelah mata oleh berbagai pihak.

Padahal, berdasarkan data lebih dari separuh angkatan kerja nasional atau sekitar 70,49 juta orang bekerja pada sektor informal dan 61% di antaranya adalah pekerja perempuan (Sakernas dan BPS,2019).

Data terakhir tahun 2015 menunjukkan jumlah PRT di Indonesia diperkirakan 4 juta orang. Sementara itu 60-70% dari total perkiraan 9 juta pekerja migran Indonesia adalah perempuan yang bekerja sebagai PRT di luar negeri.

“Selama ini PRT merupakan bagian dari soko guru perekonomian lokal nasional dan global tetapi luput dari perhatian. Kami harap kedepannya pihak-pihak terkait juga akan tergerak untuk melihat PRT sebagai bagian dari masyarakat yang perlu diberdayakan dan diberikan perlindungan haknya sebagai pekerja di Indonesia. ”ungkap Lita Anggraini, Koordinator Nasional Jala PRT.

Sebelumnya, Dana bersama Women’s World Banking telah menyelenggarakan pilot project Edukasi Digital Finansial bagi para PRT dan pemberi kerjanya.

Menggunakan pendekatan desain yang berfokus pada perempuan, Women’s World Banking bekerja sama dengan Dana melakukan penelitian, melakukan pengujian lapangan, dan mengembangkan solusi untuk mempromosikan pengiriman uang sebagai contoh transaksi yang dapat diaplikasikan di kalangan pekerja domestik migran.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital bagi pekerja rumah tangga serta memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan tantangan yang ada untuk menyejahterakan keluarga mereka.

Hasilnya, sepanjang Program Edukasi Digital Finansial dari bulan Agustus 2021 hingga Maret 2022 tercatat lebih dari 90.000 pengguna DANA mengikuti program ini dan 56% transaksi berasal dari pemberi kerja.

Baca Juga:Berikut Cara Buat QRIS Di Aplikasi DANA Untuk UMKM

Dibuka dengan pelatihan pertama tanggal 8 Januari 2023, Pelatihan keuangan digital ini akan diadakan sebanyak empat kali dengan menghadirkan berbagai narasumber profesional yang akan mengupas dan mengajarkan praktek praktis keuangan digital kepada PRT agar semakin cakap dalam mengelola keuangan mereka sehari-hari.